Kabar BUMN - Siapa yang tak mengenal makanan khas Minang, Sumatera Barat?
Yah, rendang merupakan salah satu olahan khas Indonesia yang sempat dinobatkan sebagai makanan paling lezat di dunia.
Rendang biasanya dimasak menggunakan suhu rendah dalam waktu lama dengan menggunakan aneka rempah-rempah dan santan.
Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak.
Rendang dalam tradisi Minangkabau merupakan makanan yang wajib disajikan saat ada perayaan adat.
Misalnya upacara adat Minangkabau, kenduri, atau menyambut tamu kehormatan.
Nikmatnya rendang semakin populer setelah menjamurnya rumah makanan masakan Padang di berbagai daerah di Indonesia.
Bagi masyarakat Minang Sumatera Barat, rendang memiliki filosofi, yakni musyawarah dan mufakat, yang berangkat dari empat bahan pokok yang melambangkan keutuhan masyarakat Minang.
Dilansir dari beberapa sumber, olahan daging sapi ini memiliki arti secara simbolik.
Daging sapi melambangkan "niniak mamak" (para pemimpin suku adat), karambia (kelapa) melambangkan "cadiak pandai" (kaum Intelektual), lado (cabai) melambangkan "alim ilama" yang tegas untuk mengajarkan syariat agama.