ragam

Jalan-Jalan Ke Kampong Glam, Perkampungan Melayu Muslim di Singapura

Jumat, 22 Maret 2024 | 10:00 WIB
Kampong Glam (visitsingapore.com)

Kabar BUMN - Di Singapura berdiri Kampong Glam, perkampungan yang mayoritas dihuni etnis Melayu Muslim.

Kampong Glam atau Kampung Gelam ini awalnya pemukiman suku Bugis dan Jawa yang datang ke Singapura.

Tidak hanya budaya, kedatangan mereka di abad 18-an juga membawa agama Islam dan membentuk Kampong Glam.

Banyak yang bisa dijelajahi dan ditengok di Kampong Glam.

Baca Juga: Sekilas Tentang Singapura yang Menjadi Tujuan Wisata Banyak Orang Indonesia di Akhir Pekan

1. Masjid Sultan
Ini masjid terbesar di Singapura yang didirikan tahun 1826 oleh pedagang dari Jawa.

Desain masjid dibuat Denis Santry dari Swan dan Maclareng, perusahaan arsitektur tertua Singapura.

Ciri khas Masjid Sultan adalah kubahnya yang berbentuk seperti bawang.

Baca Juga: Malam Hari di Singapura Tetap Penuh Warna di Tempat-tempat yang Justru Semakin Mengagumkan Setelah Matahari Terbenam

Kubah itu didesain dari kaca bekas sisa botol yang disumbangkan masyarakat muslim berpendapatan kecil.

Sampai sekarang Masjid Sultan masih digunakan dan digolongkan sebagai warisan budaya Singapura.

Di bulan Ramadan, selalu diadakan buka puasa bersama dengan meja dan kursi sepanjang 240 meter.

Baca Juga: 4 Restoran Indonesia yang Direkomendasikan di Singapura, Favoritnya Warga Lokal dan Turis Nusantara

2. Madrasah Alsagoff Al-Arabia
Madrasah ini salah satu madrasah tertua dan terbesar di Singapura.

Halaman:

Tags

Terkini