Dari kejauhan lokasi air terjun nyaris tidak terlihat karena tertutup batu-batu raksasa.
Baca Juga: Menikmati Pesona Air Terjun Tri Sakti di Bengkulu dan Berbagai Wahana Luar Biasa Disana
Menurut penduduk setempat batu ini muncul setelah gempa bumi pada tahun 2006.
Air terjun Banyunibo memiliki ketinggian sekitar 20 meter dan arusnya tidak deras.
Air terjun ini tipe air terjun musiman. Artinya air terjun hanya muncul di kala musim hujan.
Di musim kering aliran air terjun tidak ada.
Air terjun Banyunibo akan terlihat sangat cantik sehari setelah hujan turun.
Aliran air deras
Lokasinya yang cukup tersembunyi membuat tempat ini belum dikenal masyarakat dan masih sepi pengunjung.
Baca Juga: Wisata ke Air Terjun Efrata, Tujuan Liburan Paling Favorit di Kepingan Surga Sumatera Utara
Karena karakter air terjunnya musiman, debit air terjun Banyunibo berubah-ubah tergantung derasnya hujan.
Kadang bisa sedikit tetapi kadang sangat deras. Jadi perlu kewaspadaan bila ingin berenang di sini.
Airnya jernih dan segar. Penduduk setempat percaya kalau air terjun Banyunibo berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit.
Baca Juga: Curug Cileat, Air Terjun Tertinggi di Subang yang Tawarkan Pemandangan Luar Biasa
Fasilitas di tempat ini sangat minim. Belum ada toilet atau tempat berganti pakaian.