ragam

5 Fakta Ketupat, Elemen Wajib Hari Raya Idul Fitri, Simbol Keberagaman 

Selasa, 9 April 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi - Ketupat dan asal usulnya (Jennaira)

Kabar BUMN - Hari Raya Idul Fitri tidak lengkap rasanya jika tidak menyertakan ketupat dalam sajian menu hidangan.

Ketupat menjadi elemen penting selain opor ayam, yang menjadi santapan lezat bersama keluarga dan orang-orang terdekat. 

Namun, tahukah Anda makna dan sejarah ketupat? 

Baca Juga: H-1 Lebaran Arus Mudik Jawa - Sumatera Lancar dan Terkendali, ASDP Apresiasi Pemudik yang Telah Bertiket Sebelum Tiba di Pelabuhan

Berikut sejumlah fakta ketupat yang perlu Anda ketahui.

1. Dulu Digantung di Tanduk Kerbau

Ketupat sudah ada bahkan jauh sebelum agama Islam muncul di Indonesia.

Namun bedanya, masyarakat kerap menggantung ketupat ke tanduk kerbau sebagai ungkapan rasa terima kasih atas panen mereka pada zaman dahulu. 

Kemudian, dari abad ke-15 hingga abad ke-16, Sunan Kalijaga memperkenalkan ketupat sebagai lambang Idul Fitri untuk mengasimilasi budaya Islam dengan budaya lokal.

Baca Juga: Sambut Lebaran 2024, Simak 3 Tips Agar Silaturahmi Makin Seru, Nggak Ada Krik-krik Lagi

Hal ini menjadi salah satu cara membantu penyebaran Islam di Pulau Jawa.

2. Ada Makna di Setiap Sisinya

Ketupat memiliki makna dan filosofi yang mendalam.

Ketupat disebut mengandung dua arti yaitu ngaku lepat yang bermakna mengakui kesalahan, serta laku papat yang menggambarkan empat sisi makanan ini. 

Halaman:

Tags

Terkini