3. Dimsum ceker ayam
Menu ini pasti sudah tidak asing bagi pecinta kuliner Indonesia karena selalu tersedia di restoran dimsum.
Ceker ayam dimasak dengan bumbu dan saus lalu direbus dalam waktu yang lama.
Cekernya menjadi sangat lembut, bahkan tulangnya pun bisa dikunyah.
Baca Juga: 5 Jenis Dimsum yang Disuka Masyarakat Indonesia, Selain Siu Mai atau Siomay
4. Caldo de pies de pollo
Caldo de pies de pollo adalah sup ceker ayam yang dimasak dengan ketumbar, bawang dan merah.
Di menu yang populer di Amerika Selatan ini ceker ayam direbus sampai mengeluarkan kaldu kental.
Caldo de pies de pollo biasanya dinikmati bersama tortilla hangat dan lauk pauk lainnya.
Sup ini cocok dimakan saat udara dingin karena bisa menghangatkan tubuh.
Baca Juga: 6 Makanan Paling Pedas di Seluruh Dunia, Mulai dari Asia Sampai ke Kawasan Amerika
5. Ceker adobo
Masyarakat Filipina memiliki resep ceker khas yaitu ceker adobo.
Ceker yang sudah dibersihkan direndam dengan bumbu adobo setelah itu direbus sampai empuk.
Bumbu adobo terbuat dari kecap asin, vinegar, bawang putih, dan bay leaves.
Ceker adobo bisa dinikmati sebagai camilan atau dimakan bersama nasi panas.
Baca Juga: Kota-kota di Asia Tenggara dengan Nuansa Eropa
6. Walkie talkies
Walkie talkies ini ceker ayam khas Afrika Selatan yang banyak dijual di kuliner kaki lima.
Walkie artinya berjalan untuk mengindikasikan ceker yang jadi bagian tubuh ayam untuk berjalan.