Selain dawet hijau, ditambah pleret, roti, tapai ketan, dan cincau hijau, santan, ditambah gula merah.
Salah satu penjual yang terkenal Sukarti. Ia berjualan di Pasar Ngasem Kampung Djuritan, Magelang.
Baca Juga: Nikmati Segarnya Es Dawet Ngudi Roso Kalasan, Pelopor Es Dawet di Daerah Prambanan
4. Dawet sambal Kulon Progo
Sedikit berbeda dengan dawet dari daerah lain, dawet dari Kulon Progo berwarna putih dan disajikan panas.
Ini karena bahan dasarnya terbuat dari tepung pati gayong.
Isiannya terdiri atas dawet, santan, dan air gula kelapa. Kadang ditambah kubis, toge, seledri, dan sambal.
Baca Juga: 6 Kuliner Lezat khas Kulon Progo, Ada 2 yang Bagi Sebagian Orang Dianggap Ekstrem
Sambalnya pun terbuat dari campuran kacang tanah, cabai rawit merah dan hijau.
Cita rasa dawet sambal Kulon Progo ini adalah gurih, manis, dan pedas.
Tidak banyak lagi penjualnya. Salah satu bisa ditemui di Taman Sungai Mudal Kulon Progo.
Baca Juga: Hanya Satu Jam dari Yogyakarta, Kulon Progo Tidak Malu-malu lagi Menampakkan Kecantikan Alamnya
5. Es dawet grandul ketan
Es dawet yang berasal dari Blitar isiannya sangat penuh.
Selain dawet, kuah santan, gula merah cair, dan es batu.
Es dawet grandul ketan juga berisi candil, bubur sumsum, ketan hitam, sagu mutiara.
Baca Juga: Pantai-pantai Cantik di Blitar yang Tidak Kalah dari Bali, Terakhir Punya Nama dan Sejarah Seram