Tempat bersejarah
Di tempat ini wisatawan bisa berkeliling sembari mengunjungi sejumlah tempat bersejarah.
Salah satunya Rumah Gadang Gajah Marah yang dibangun tahun 1974 dan dimiliki suku Melayu Buah Anau.
Sekarang rumah tersebut sudah tidak dihuni dan hanya berfungsi pada acara adat tertentu saja.
Baca Juga: Jalan-jalan ke Padang Naik Angkutan Pariwisata DAMRI, Simak Jadwal dan Rute Lengkapnya
Misalnya pengangkatan gelar datuk, musyawarah adat, pernikahan dan kematian saja.
Bangunan lain yang juga menarik Menara Songket.
Menara dibangun tahun 2019 dengan tinggi 32 meter, lebih tinggi dari Jam Gadang di Bukittinggi.
Baca Juga: Berkunjung ke Kota Tercinta, Jangan Lupa Cicipi Semangkuk Soto Padang Legendaris Ini
Dari atas menara, orang bisa melihat pemandangan seluruh kawasan dari ketinggian.
Deretan atap Rumah Gadang yang runcing terlihat begitu cantik dan estetik.
Kemudian ada Surau Menara yang didirikan tahun 1894 oleh Maulana Syekh Mustafa.
Baca Juga: Berakhir Pekan ke Ngarai Sianok, Lembah Hijau nan Berliku yang Indah di Bukittinggi Sumatra Barat
Ini adalah surau pertama yang dibangun di Nagari Koto Baru.
Untuk sampai ke surau, orang perlu menaiki tangga kayu yang umurnya sudah ratusan tahun.
Dari atas puncak surau, pemandangan terlihat sangat indah, terutama menjelang sore.***