Kabar BUMN - Haji merupakan salah satu rukun Islam yang kelima dan wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu, setidaknya sekali seumur hidup.
Namun, agar ibadah haji dinilai sah, ada enam rukun yang harus dipenuhi.
Berikut ini adalah penjelasan menarik mengenai enam rukun haji yang harus dilaksanakan:
Baca Juga: Diiringi Harapan dan Doa, PLN Icon Plus Lepas Tujuh Calon Jamaah yang Melaksanakan Ibadah Haji
1. Ihram: Memulai dengan Niat dan Kesucian
Ihram adalah rukun pertama dalam haji yang menandakan niat untuk memulai ibadah haji.
Jemaah memasuki kondisi suci dengan mengenakan pakaian ihram, berupa dua helai kain putih tanpa jahitan bagi pria dan pakaian sederhana bagi wanita.
Ihram dimulai dari miqat, tempat yang telah ditentukan untuk memulai niat haji.
Dalam kondisi ihram, jemaah harus menjaga diri dari berbagai larangan, seperti berdebat, berburu, atau mencabut rambut.
Baca Juga: Tahun Ini, BSI Berangkatkan Lebih dari 178 Ribu Jamaah Haji Indonesia
2. Wukuf di Arafah: Puncak Ibadah Haji
Wukuf di Arafah adalah rukun yang paling utama dalam ibadah haji.
Jemaah wajib berada di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah dari waktu dzuhur hingga terbenam matahari.
Momen ini menjadi puncak haji, di mana para jemaah berdoa, berdzikir, dan memohon ampunan kepada Allah.