Kabar BUMN - Tidak hanya area tempat tinggal, kesenian Betawi pun semakin terpinggirkan.
Di perayaan ulang tahun Jakarta, sejumlah kesenian Betawi ini biasanya banyak ditampilkan lagi.
Di saat inilah orang bisa menikmati kesenian Betawi yang sejati dan mengakar turun-temurun.
Baca Juga: 4 Pahlawan dan Tokoh Nasional Asal Betawi yang Namanya Dicantumkan Menjadi Nama Jalan
1. Tanjidor
Kesenian musik Betawi ini sudah ada sejak abad 19. Pertama kali diperkenalkan Augustijn Michiels.
Musik ini dulunya dimainkan untuk orang Belanda. Lalu untuk iring-iringan prosesi pernikahan dan acara lainnya.
Tanjidor biasanya terdiri atas 7-10 orang yang berjalan sambil memainkan musik.
Alat musiknya antara lain klarinet, terompet, piston, simbal, drum bass, tub, dan trombon.
Baca Juga: 5 Tradisi dan Budaya Unik di Betawi Saat Lebaran, Wajib Dilestarikan
2. Ondel-ondel
Ini bisa jadi kesenian Betawi yang cukup populer di kalangan masyarat.
Boneka ondel-ondel banyak dijumpai di mall dan tempat wisata setiap Jakarta berulang tahun.
Sejarahnya ondel-ondel berrfungsi untuk mengusir bala, karenanya bentuk wajahnya agak menyeramkan.
Lama kemudian ondel-ondel banyak digunakan sebagai bagian pesta rakyat dan menyambut tamu.
Baca Juga: Kuliner Asli Betawi yang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Wajib dilestarikan!
3. Lenong Betawi
Lenong diperkirakan lahir sekitar abad 19. Awalnya, lakonnya berkisah tentang kerajaan.
Lalu berkembang jdengan cerita seputar kehidupan sehari-hari. Kadang sifatnya kritikan sosial.