ragam

Sendratari Ramayana di Candi Prambanan Banyak Diminati Pengunjung

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:43 WIB

Kabar BUMN - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko melalui Unit Teater Pentas di panggung terbuka kawasan Candi Prambanan menghadirkan pementasan Sendratari Ramayana yang banyak diminati wisatawan atau pengunjung selama libur Lebaran 2022.

Sendratari Ramayana yang digagas pertama kali oleh Letjen TNI (purn) GPH Djati Kusumo pada April 1961 tersebut, pada masa libur Lebaran tahun ini dipentaskan selama tiga hari, yakni pada 3, 5 dan 7 Mei 2022 dan dilakukan Open Air. Di setiap pementasan, banyak pengunjung yang antusias menyaksikan penampilan Sendratari Ramayana.

Hal ini diterangkan oleh Chrisnamurti Adiningrum selaku GM Teater Pentas Ramayana Prambanan. Menurutnya, PT TWC kembali mementaskan Sendratari Ramayana pada masa libur Lebaran 2022 setelah pandemi COVID-19 mulai membaik. Pertunjukan dengan latar keindahan Candi Prambanan ini selama pandemi COVID-19 atau hampir selama dua tahun hanya dipentaskan secara terbatas.

“Pada kondisi pandemi yang saat ini mulai membaik serta bertepatan dengan hari libur Lebaran, maka Sendratari Ramayana berhasil dipentaskan kembali. Pertunjukan perdana Sendratari Ramayana di panggung terbuka pada 3 Mei silam tercatat sebanyak 393 wisatawan, sementara hari kedua pada 5 Mei, 477 pengunjung,” katanya.

Jumlah pengunjung ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari penonton. Menurutnya, ini menjadi kejutan karena PT TWC sudah dua tahun tidak menampilkan serta dipenuhi keraguan. “Ternyata penontonnya luar biasa, baik dari luar kota seperti Jawa Barat, Jakarta dan juga wisman dari Amerika, India, Korea dan Perancis,” ucapnya.

Chrisnamurti menjelaskan, Unit Teater Pentas terus menampilkan pertunjukan budaya berkualitas sebagai salah satu daya tarik wisata di Yogyakarta. Selain Sendratari Ramayana, juga ada pertunjukan dramatari Roro Jonggrang yang juga banyak diminati oleh wisatawan.

“Semoga ini bisa menjadi awalan yang baik untuk kami selanjutnya. Ke depan, kami optimistis melihat jumlah antusiasme penonton. Tapi yang pasti wisatawan sudah ingin 'Open Air' lagi," jelas Chrisnamurti mengakhiri.

Terkini