ragam

Kawasan Konservasi Laut di Indonesia, Mengapa Diperlukan?

Kamis, 28 Juli 2022 | 10:16 WIB

Kabar BUMN - Tidak sedikit yang mengira, kawasan konservasi laut hanya diperlukan guna meningkatkan sumber daya ikan. Padahal, kawasan konservasi laut atau perairan di Indonesia juga bertujuan menjaga keseimbangan keanekaragaman hayati laut, termasuk mendukung kesehatan karang.

Pernahkan Anda mendengar istilah kawasan konservasi laut atau perairan sebelumnya? Penting diketahui, kawasan konservasi laut adalah kawasan perairan yang dilindungi dan dikelola dengan sistem zonasi. 

Dalam hal ini, sebagian besar wilayah pesisir dan laut di Indonesia digunakan sebagai tempat perlindungan bagi seluruh hewan laut. Harapannya, pembagian wilayah ini dapat memberi kesempatan seluruh ekosistem laut berkembang biak. Sehingga menciptakan keanekaragaman hayati tinggi, ekosistem terumbu karang yang sehat, serta menjadi tempat perlindungan bagi sumber daya ikan.

Dengan kata lain, adanya kawasan konservasi laut bertujuan untuk menjaga kelestarian sekaligus pemanfaat sumber daya alam secara keseluruhan. Selain itu, kawasan konservasi laut juga berperan penting dalam melindungi laut dari berbagai pencemaran, pengrusakan, dan kasus eksploitasi berlebih.

Pentingnya Kawasan Konservasi Laut di Indonesia

Mengutip dari laman nasional.kontan.co.id, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan akan melakukan kawasan konservasi perairan seluas 2 juta hektare pada 2022. Kabar baiknya, hingga Juni 2022, realisasi konservasi laut telah mencapai 73% atau telah mencapai 1,46 juta hektare.

Berdasarkan konservasi perairan internasional, sampai 2045, setiap negara harus memiliki kawasan konservasi perairan sebanyak 10% dari total luas suatu negara. Khusus Indonesia, kawasan konservasi laut dan perairan yang perlu dicapai sekitar 30 juta hektare. Untuk saat ini, kawasan konservasi laut di Indonesia telah mencapai sekitar 28,4 juta hektare.

Kawasan konservasi laut yang dikelola secara efektif berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan ketersediaan stok sumber daya ikan. Selain itu, kawasan konservasi laut juga dapat meningkatkan potensi pariwisata bahari yang sangat besar. 

Menariknya lagi, dibentuknya kawasan konservasi laut ternyata menjadi salah satu strategi mitigasi perubahan iklim. Mengingat, ekosistem laut dapat menyerap karbon dioksida. Dikutip dari Katadata.co.id, ekosistem laut seperti mangrove dan rumput laut 10 kali lebih efektif menyerap karbon dioksida dibandingkan hutan subtropis atau tropis. 

Lokasi Kawasan Konservasi Laut di Indonesia

Saat ini sudah ada beberapa kawasan konservasi laut di Indonesia yang turut menjadi destinasi pariwisata bahari. Di antaranya adalah Taman Wisata Perairan di Pulau Gili Ayer, Gili Meno, dan Gili Trawangan; Taman WIsata Perairan Kepulauan Anambas; Taman Wisata Perairan Kepulauan Kapoposang; Taman Wisata Perairan Suaka Alam Perairan Raja Ampat; dan banyak lagi.

Terkini