Kabar BUMN - Belum banyak orang yang tahu mengenai Carpal Tunnel Syndrome. Padahal, kalau dibiarkan sampai parah, gangguan ini bisa terjadi permanen dan memicu cedera. Simak bahaya CTS dalam artikel ini.
Kerap mengalami tangan kesemutan hingga mati rasa tanpa sebab yang pasti? Jangan biarkan hal ini terjadi secara terus-menerus. Hal ini bisa saja mengindikasi gangguan Carpal Tunnel Syndrome atau CTS.
Carpal Tunnel Syndrome adalah kondisi yang memengaruhi tangan dan jari kita. Gejala umum mengalami gangguan CTS adalah tangan terasa kebas dan terasa tertekan. Itulah mengapa kondisi ini bisa mengganggu produktivitas kita sehari-hari.
Penyebab Carpal Tunnel Syndrome ini belum diketahui secara pasti. Tapi, ada beberapa risiko yang diduga menyebabkan CTS. Mulai dari faktor keturunan, cedera di pergelangan tangan, kehamilan, hingga pekerjaan yang memakai tangan berulang kali.
Kebanyakan orang yang mengalami Carpal Tunnel Syndrome biasanya pekerja yang selalu menggerakan tangan secara statis. Misalnya, pekerja perakitan, pengolahan makanan, kasir, pabrik, hingga pekerjaan yang berhubungan tulis-menulis dan mengetik. Kondisi ini diperparah kalau kita jarang melakukan peregangan tangan saat bekerja.
Nah, CTS juga kerap dialami ibu hamil. Hal ini terjadi karena perubahan hormon yang membuat tubuh kelebihan cairan. Akibatnya, cairan tersebut merembes ke jaringan tubuh dan menekan saraf. Kondisi ini yang memicu Carpal Tunnel Syndrome pada ibu hamil.
Bahaya Carpal Tunnel Syndrome
Pada tahap awal, gejala Carpal Tunnel Syndrome hanya berupa gangguan sensorik saja. Misalnya, sulit merasakan tekstur benda-benda yang kita pegang. Gangguan motorik yang semakin berat, biasanya memicu gejala lain yang lebih parah. Mulai dari sensasi kesemutan, tertusuk, terbakar, dan mati rasa.
Tangan yang membengkak dan sulit digerakkan dengan cepat termasuk dampak berbahaya dari Carpal Tunnel Syndrome. Pada kondisi yang semakin parah, biasanya rasa sakit akan menjalar dari pergelangan tangan hingga lengan dan pundak. Lalu diikuti dengan pembengkakkan pada jari-jari tangan yang membuat kita tidak nyaman.
Biasanya gejala ini muncul secara perlahan, dan semakin parah pada malam hari. Kalau terus kita biarkan, Carpal Tunnel Syndrome yang berkepanjangan bisa menyebabkan kerusakan permanen bagian saraf hingga cedera.
Mengatasi Carpal Tunnel Syndrome
Gangguan Carpal Tunnel Syndrome bisa disembuhkan tanpa pengobatan khusus, kok. Kita bisa membalut pergelangan tangan untuk meredakan rasa sakit. Pembalutan tangan ini dapat meminimalkan gerakan yang bisa memicu penekanan saraf median, yakni gerakan menekuk pergelangan tangan ke arah dalam.
Bagi ibu hamil yang mengalami Carpal Tunnel Syndrome, juga tidak perlu khawatir berlebih. Karena sindrom ini bisa sembuh dengan sendirinya, atau sekitar 3 bulan setelah melahirkan.
Namun, untuk mencegah Carpal Tunnel Syndrome semakin parah, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan: jangan terlalu sering menekuk pergelangan tangan, melakukan peregangan pada pergelangan tangan, dan jangan mencengkram tangan terlalu kuat.