ragam

Pantai Ngobaran, Pantai Bernuansa Bali di Gunungkidul, Tempat Menikmati Landak Laut Goreng yang Tiada Duanya

Rabu, 14 Agustus 2024 | 08:30 WIB
Pantai Ngobaran di Gunungkidul, Yogyakarta, selain suguhkan pemandangan indah, juga menyimpan legenda dan keunikan. (visitingjogja.jogjaprov.go.id)

Kabar BUMN - Banyak yang bisa didapati ketika wisata ke Pantai Ngobaran, di Gunungkidul, Yogyakarta.

Selain pemandangan indah, Pantai Ngobaran juga hadirkan kuliner yang unik khas pantai tersebut.

Satu lagi Pantai Ngobaran menyimpan kisah legenda yang masih banyak diceritakan orang.

Baca Juga: 5 Pantai Terbaik di Gunungkidul, Yogyakarta untuk Snorkeling, Tidak Kalah Indah dengan Raja Ampat dan Bunaken

Tempat membakar diri
Diceritakan zaman dulu terjadi pertempuran antara Kerajaan Demak dan Majapahit Hindu.

Konon Raja Brawijaya V dari Majapahit melarikan diri ke pantai untuk menghindari Raden Patah.

Di pantai ini, Raja Brawijaya melakukan muksa atau pembakaran diri dan menciptakan kobaran api.

Baca Juga: Mudahnya Mendaki Gunung Purba Nglanggeran, Gunungkidul, yang Telah Berusia 60 Juta Tahun

Dari situ juga munculnya nama ngobaran. Dalam bahasa Jawa artinya terbakar.

Untuk mengenangnya, tahun 2003 dibangun pura dan patung Dewa Wisnu yang menunggang Garuda.

Dibangunnya pura membuat Pantai Ngobaran sangat kental dengan nuansa Bali Hindu.

Tak sedikit orang menyebut pantai ini sebagai Bali-nya Pulau Jawa.

Baca Juga: Pantai Sedahan di Gunungkidul, Yogyakarta, Pantai Berpasir Kuning dengan Dua Gerbang Raksasa

Selain pura, di pantai Ngobaran juga dibangun Masjid berukuran 3x4 meter.

Bentuk bangunannya sederhana, lantainya pun masih dari pasir.

Berbeda dengan kebanyakan masjid di Indonesia, masjid ini menghadap ke selatan.

Halaman:

Tags

Terkini