ragam

Jelajah Kampung Peneleh, Kampung Tertua di Surabaya yang Menyimpan Banyak Kisah dan Sejarah

Rabu, 4 September 2024 | 07:00 WIB
Jalan masuk ke kawasan Kampung Peneleh, Surabaya. (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Buka dari Selasa-Minggu, jam 08.00-15.00 WIB.

Baca Juga: Napak Tilas ke Kota Pahlawan, Berikut Rekomendasi Destinasi Wisata Bersejarah di Surabaya

Bagian dalam rumah kelahiran Bung Karno. (tourism.surabaya.go.id)

3. Rumah Kelahiran Bung Karno
Presiden Pertama Indonesia lahir di Surabaya di Kampung Peneleh.

Rumah di Kampung Peneleh disewa ayah Soekarno, yakni Raden Soekemi Sosrodihardjo.

Ketika itu ayah Soekarno pindah dari Singaraja ke Surabaya untuk mengajar di SR Sulung, Surabaya.

Baca Juga: Makanan Favorit Bung Karno, Sederhana dan Sangat Indonesia

Saat ini Rumah Kelahiran Bung Karno jadi museum.

Pengunjung bisa melihat suasana rumah yang terdiri atas 2 kamar tidur, ruang tamu dan toilet.

Ada ruang audio visual perjalanan hidup Soekarno. Dipajang juga tulisan perjuangannya.

Rumah Kelahiran Bung Karno ada di jalan Pandean Gang IV Nomor 40, Peneleh, Genteng, Surabaya.

Baca Juga: Yuk, Naik Damri dari Bandara Juanda Surabaya! Ini Tarif dan Rutenya

Dibangun tahun 1814, ada sekitar 15 ribu orang dimakamkan di Makam Eropa Peneleh. (rebornprojectmedia.com)

4. Makam Eropa Peneleh
Di Peneleh terdapat kompleks pemakaman tua khusus untuk orang Eropa, terutama warga Belanda.

Makam Eropa Peneleh dulunya bernama De Begraafplaats Peneleh.

Dibangun tahun 1814, ada sekitar 15 ribu orang dimakamkan di sini.

Halaman:

Tags

Terkini