ragam

Fakta Menarik Gereja Katedral, Jakarta, yang Menjadi Salah Satu Tempat yang Dikunjungi Paus Fransiskus

Kamis, 5 September 2024 | 07:00 WIB
Gereja Katedral, Jakarta (jakarta-tourism.go.id)

Kabar BUMN - Salah satu agenda dalam rangkaian kegiatan Paus Fransiskus di Indonesia adalah berkunjung ke Gereja Katedral.

Gereja Katedral merupakan gereja Katolik tertua dan terbesar di Indonesia.

Terlepas dari fungsinya sebagai tempat ibadah, Gereja Katedral telah ditetapkan sebagai cagar budaya Nasional.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Gereja Katedral.

Baca Juga: Jelang Hari Natal, Ayo Kunjungi Gereja-gereja Tertua di Jakarta, Ada yang Didirikan di Abad 16

1. Gaya Neo Gothic
Bila dilihat dari atas, denah Gereja Katedral tampak seperti salib. Panjangnya 60 meter, lebar 20 meter.

Gereja bernama Gereja Katedral Santa Maria ini dibangun dengan gaya arsitektur neo-gothic.

Ciri khas neo-gothic terletak pada penggunaan bahan bangunan dari beton, kayu dan konstruksi baja.

Baca Juga: Mengenal Gereja-gereja Unik di Indonesia yang Memiliki Arsitektur Menarik

Pada bangunannya selalu dilengkapi menara dari tulang beton dan jendelanya terbuat dari kaca patri.

Karena lokasi Gereja Katedral di daerah tropis, ditambahkan beberapa penyesuaian juga.

Pada bangunan gereja ini, misalnya, terdapat tali air yang tidak ada pada bangunan gothic Eropa.

Baca Juga: 4 Gereja dengan Nuansa Tradisional Indonesia yang Kental, Ibadah di Sini Jadi Semakin Cinta Tanah Air

2. lebih dari 100 tahun
Gereja Katedral bisa dibilang umurnya sudah lebih dari 100 tahun.

Pembangunannya seiring keinginan Belanda untuk menyebarkan agama Katolik di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini