Kabar BUMN - Berlibur sendirian atau solo traveling sangat menyenangkan, tetapi di sisi lain penuh tantangan.
Solo traveler bisa bebas melakukan atau kemana saja tanpa perlu berunding dengan orang lain.
Salah satu kendala yang sering dihadapi solo traveler, terutama perempuan, adalah pelecehan seksual.
Untuk menghindarinya ada beberapa yang bisa dilakukan solo traveler perempuan.
Baca Juga: Tips Packing Efisien untuk Traveling Jangka Panjang
1. Riset lokasi
Pelecehan seksual bisa terjadi di kota dan negara mana pun.
Tetapi ada beberapa yang angka pelecehannya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain.
Lakukan riset secara mendalam soal kota dan negara yang akan dituju.
Sebaiknya hindari kawasan atau tempat dengan angka kejahatan dan pelecehan seksual tinggi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kota di Indonesia yang Aman untuk Solo Traveling Traveler Perempuan Pemula
2. Jangan datang terlalu malam
Pelecehan seksual sering terjadi di tempat sepi dan rawan.
Usahakan datang ke satu tempat, terutama yang baru dikunjungi, tidak terlalu malam.
Solo traveler yang terlihat kebingungan bisa jadi sasaran empuk pelecehan.
Bila tidak ada pilihan karena baru tiba malam hari, lebih baik menginap di bandara atau stasiun kereta.