Kabar BUMN - Seperti juga halnya di Bali dan Yogyakarta, Thailand dikenal sebagai surganya sepeda motor.
Penduduk Thailand banyak yang mengandalkan sepeda motor karena praktis dan murah.
Turis pun tidak mau ketinggalan menggunakan sepeda motor, terutama turis backpacking.
Baca Juga: Selain Indonesia, Ini Negara yang Penduduk dan Turisnya Suka Berkendara dengan Motor
Di kota wisata seperti Bangkok dan Chiang Mai, sangat mudah menemukan penyewaan sepeda motor.
Penyewaan ini bisa untuk digunakan keliling kota atau pun keluar kota.
Jika berminat melancong di Thailand dengan sepeda motor, berikut panduannya.
Baca Juga: Dengan 3 Juta Rupiah Sudah Bisa Liburan ke Bangkok, Ini Kira-kira Hitungannya
1. Memiliki SIM Internasional
Untuk bisa mengendarai sepeda motor di luar Indonesia, Anda harus memiliki SIM Internasional.
Bila sudah rencana menggunakan motor di luar negeri jangan lupa daftar untuk SIM tersebut.
Tidak terlalu sulit. Daftarkan diri secara online di siminternasional.korlantas.polri.go.id.
Untuk SIM internasional baru biayanya Rp250.000, perpanjangan Rp 225.000, masa berlaku 3 tahun.
2. Harga sewa
Cukup mudah menemukan tempat penyewaan motor di setiap kawasan backpacker di Thailand.
Rata-rata harga sewa motor dihitung per hari antara 1000–1500 Bath (sekitar Rp450.000-Rp700.000).
Bisa juga sewa lebih dari satu hari atau minggu. Jangan lupa tawar-menawar saja.
Artikel Terkait
Perjalanan Naik Kereta Keliling Asia Tenggara, Perlu Dicoba Karena Unik dan Menyenangkan
Unik dan Beragamnya Pasar Terapung di Asia, Salah Satunya Ada di Kalimantan Selatan
Kota-kota di Asia yang Sering Jadi Tujuan Backpacker Pemula Karena Murah, Menarik, dan Fasilitasnya Lengkap
Sekali Waktu Perlu Dicoba, Restoran dengan Rating Michelin Star yang Harganya Murah di Asia
Daftar Tempat di Asia Tenggara yang Baru Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO, Salah Satunya Ada di Yogyakarta