ragam

Museum Kayu Wanagama, Destinasi Wisata Edukasi di Tengah Hutan Gunungkidul

Kamis, 7 November 2024 | 21:00 WIB
Museum Kayu Wanagama, Destinasi Wisata Edukasi di Tengah Hutan (dijogja.co)

Kabar BUMN - Bagi kamu yang sedang mencari pengalaman wisata edukasi di Yogyakarta, Museum Kayu Wanagama bisa jadi pilihan menarik.

Terletak di tengah Hutan Wanagama, Kabupaten Gunungkidul, museum

ini menawarkan berbagai koleksi kayu yang unik serta sejarah yang kaya. Dibangun pada tahun 1995 dan diresmikan pada 1998, Museum Kayu Wanagama telah menjadi salah satu tempat wisata edukasi yang populer di kawasan ini.

Baca Juga: Hutama Karya Hadir di Konstruksi Indonesia 2024, Ajang untuk Tunjukkan Adaptabilitas dalam Industri Konstruksi

Sejarah Berdirinya Museum Kayu Wanagama

Museum Kayu Wanagama lahir dari ide dua staf dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Hj. Oemi Haniin Soeseno dan Ir. Etty Suliantoro Sulaiman.

Inspirasi muncul setelah keduanya menghadiri pameran di Museum Antropologis di Perancis dan melihat pendirian Jati Centre di Cepu.

Baca Juga: Lab Geologi PHR, Menyongsong Kemajuan Pengembangan Sumur di Blok Rokan

Berkat kerjasama dengan Perum Perhutani, mereka berhasil membangun museum ini dari bahan rumah kayu yang dibuat pada tahun 1880, menjadikannya sebagai bangunan panggung yang sarat nilai sejarah.

Koleksi Kayu yang Menakjubkan

Museum Kayu Wanagama memiliki berbagai koleksi kayu yang menarik dan bersejarah.

Baca Juga: Rayakan Kepahlawanan dengan Twibbon Hari Pahlawan 10 November 2024 di Media Sosial

Salah satu koleksi utama yang terkenal adalah Arca Gupolo, sebuah arca unik yang terbuat dari kayu berusia lebih dari 50 tahun.

Selain itu, pengunjung juga bisa menemukan gebyok jati yang usianya mencapai dua ratus tahun, hasil hibah dari Perum Perhutani.

Halaman:

Tags

Terkini