ragam

Ragam Tradisi Perayaan Hari Ibu di Berbagai Negara, Ternyata Dulu Perayaannya Ada Sedikit Unsur Agama

Jumat, 20 Desember 2024 | 07:00 WIB
Tradisi perayaan Hari Ibu di Jepang atau Haha no Hi dengan memberikan ibu setangkai atau rangkaian bunga carnation merah. (elon.io)

Kabar BUMN - Masyarakat Indonesia merayakan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember.

Tanggal perayaan Hari Ibu tersebut berbeda-beda di negara-negara lain disesuaikan sejarahnya.

Begitu pula dengan bentuk perayaan Hari Ibu, masing-masing negara punya tradisinya sendiri.

Satu persamaannya, perayaan ini bentuk apresiasi atas eksistensi, usaha, dan pengorbanan para ibu.

Baca Juga: Tradisi Unik di Seluruh Dunia yang Banyak Berkaitan Dengan Mitos dan Kepercayaan

1. Jepang
Hari ibu di Jepang disebut dengan Haha no Hi. Perayaannya dirayakan di hari Minggu kedua bulan Mei.

Dulunya hari ini dirayakan tanggal 6 Maret bertepatan dengan hari lahir Ratu Kojun, ibu Kaisar Aihito.

Perayaannya meluas sejalan dengan berdirinya Gerakan Wanita di Jepang tahun 1931.

Setelah Perang Dunia II berakhir, dan kuatnya pengaruh barat, perayaannya diubah ke bulan Mei.

Baca Juga: Tahun Baru 2025 di Tokyo, 5 Kegiatan Seru untuk Merayakannya Seperti Warga Lokal Jepang

Dipilih hari Minggu karena di hari itu seluruh keluarga ada di rumah, sehingga semua bisa merayakannya.

Tradisi perayaannya dengan memberikan ibu setangkai atau rangkaian bunga carnation merah.

Atau kadang dengan mengirimkan hadiah lain yang dihiasi gambar bunga carnation merah.

Bunga ini perlambang cinta kasih yang dalam.

Halaman:

Tags

Terkini