Kabar BUMN - Meskipun penganut agama konghucu semakin sedikit, tetapi masih banyak kelenteng di Jakarta.
Tidak hanya berdiri tegak saja, kelenteng-kelenteng ini juga masih digunakan untuk tempat ibadah.
Jelang Imlek, semua kelenteng ini akan bersolek untuk menyambut tahun yang baru.
Berikut kelenteng besar dan indah di Jakarta yang juga banyak menjadi tujuan wisata.
Baca Juga: Tahun Baru Imlek 2025: Perayaan Penuh Makna di Shio Ular Kayu, Apa Artinya?
1. Kelenteng Kim Tek Le
Didirikan tahun 1650, ini salah satu kelenteng tertua di Jakarta.
Kelenteng didirikan Kwee Hoen, letnan Tiongkok.
Pada waktu itu namanya Klenteng Koan Im Teng.
Kelenteng ini pernah jadi saksi pembantaian brutal di Kali Angke tahun 1740.
Baca Juga: Sambut Imlek, ANTAM Luncurkan Emas Tematik Shio Ular Kayu, Tersedia Mulai 9 Januari 2025
Di peristiwa tersebut kelenteng sempat mengalami kerusakan besar.
Tahun 1755, kelenteng diperbaiki Oie Tjhie, kapten Tionghoa. Namanya pun diubah Kim Tek Le.
Artinya kelenteng kebajikan emas. Nama ini jadi pengingat agar manusia mengutamakan nilai kebajikan.
Kelenteng Kim Tek Le berlokasi di jalan Kemenangan III no 13 (Petak 9), Glodok, Jakarta Barat.