ragam

Nikmati Liburan Imlek Penuh Warna di Kawasan Pasar Gede, Solo

Kamis, 16 Januari 2025 | 08:30 WIB
Grebek Sudiro, perayaan Imlek di kawasan Pasar Gede, Solo yang menjadi wujud akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa di Surakarta. (Instagram@pesona.indonesia)

Kabar BUMN – Menyambut Tahun Baru Imlek, kawasan Pasar Gede, Solo, menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi.

Dikenal sebagai pusat perayaan Imlek di Solo, Pasar Gede menyuguhkan berbagai kegiatan menarik yang memadukan budaya Tionghoa dan tradisi lokal, menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

Salah satu acara yang paling dinanti adalah Grebek Sudiro, sebuah tradisi unik yang menggambarkan harmoni budaya di kota ini.

Baca Juga: Fakta Menarik Barongsai yang Selalu Hadir Meramaikan Perayaan Imlek

1. Grebek Sudiro: Simbol Keberagaman Budaya

Grebek Sudiro menjadi daya tarik utama perayaan Imlek di Solo.

Acara ini menggabungkan budaya Jawa dan Tionghoa, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang ikut berpartisipasi.

Salah satu momen yang paling dinanti adalah kirab gunungan, yaitu iring-iringan hasil bumi yang diarak keliling kawasan Pasar Gede.

Gunungan ini dibuat dari berbagai jenis makanan khas seperti kue keranjang, onde-onde, kue lapis, hingga buah-buahan, yang kemudian diperebutkan oleh masyarakat sebagai simbol keberkahan.

Selain kirab, Grebek Sudiro juga menampilkan pertunjukan seni seperti tari-tarian, musik gamelan, dan barongsai yang menyatu dalam satu panggung budaya.

Baca Juga: Inspirasi Ucapan Selamat Imlek dalam Bahasa Mandarin, Lengkap dengan Artinya

2. Suasana Penuh Warna dengan Aneka Lampion

Menjelang Imlek, kawasan Pasar Gede dihiasi ribuan lampion merah yang menggantung di sepanjang jalan.

Lampion-lampion ini menjadi simbol keberuntungan dan kebahagiaan, menciptakan pemandangan malam yang menawan.

Halaman:

Tags

Terkini