Kabar BUMN – Menabung emas telah menjadi salah satu pilihan investasi yang populer di Indonesia, terutama karena nilainya yang relatif stabil dan potensi melindungi kekayaan dari inflasi.
Namun, muncul pertanyaan bagi banyak orang: lebih baik menabung emas dalam bentuk batangan atau perhiasan?
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung pada tujuan dan kebutuhan Anda.
Baca Juga: Panen Prestasi di 2024, Petenis Cilik PTPN IV Regional III Siap Mengukir Prestasi Baru di 2025
Emas Batangan: Investasi Murni untuk Nilai
Kelebihan:
1. Kadar Emas Tinggi
Emas batangan biasanya memiliki kadar kemurnian 24 karat (99,99%).
Artinya, nilainya benar-benar berfokus pada harga emas di pasaran tanpa tambahan biaya lain.
2. Mudah Dijual
Karena tidak memiliki unsur desain, emas batangan lebih mudah dijual dengan harga yang mendekati harga pasar.
Cocok bagi investor yang ingin fokus pada keuntungan jangka panjang.
3. Bebas Biaya Tambahan
Tidak seperti perhiasan, emas batangan tidak dikenakan biaya pembuatan atau desain.
Ini membuatnya lebih efisien sebagai instrumen investasi murni.
Baca Juga: PELNI Buka Program Magang Bersertifikat BUMN untuk Mahasiswa, Simak Posisi dan Kualifikasinya