Menabung Emas: Pilih Batangan atau Perhiasan? Simak Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 16 Januari 2025 | 16:00 WIB
Ilustrasi - Mana yang lebih baik untuk menabung emas, dalam bentuk perhiasan atau batangan? (Freepik/wirestock)
Ilustrasi - Mana yang lebih baik untuk menabung emas, dalam bentuk perhiasan atau batangan? (Freepik/wirestock)

Kabar BUMNMenabung emas telah menjadi salah satu pilihan investasi yang populer di Indonesia, terutama karena nilainya yang relatif stabil dan potensi melindungi kekayaan dari inflasi.

Namun, muncul pertanyaan bagi banyak orang: lebih baik menabung emas dalam bentuk batangan atau perhiasan?

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung pada tujuan dan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Panen Prestasi di 2024, Petenis Cilik PTPN IV Regional III Siap Mengukir Prestasi Baru di 2025

Emas Batangan: Investasi Murni untuk Nilai

Kelebihan:

1. Kadar Emas Tinggi

Emas batangan biasanya memiliki kadar kemurnian 24 karat (99,99%).

Artinya, nilainya benar-benar berfokus pada harga emas di pasaran tanpa tambahan biaya lain.

2. Mudah Dijual

Karena tidak memiliki unsur desain, emas batangan lebih mudah dijual dengan harga yang mendekati harga pasar.

Cocok bagi investor yang ingin fokus pada keuntungan jangka panjang.

3. Bebas Biaya Tambahan

Tidak seperti perhiasan, emas batangan tidak dikenakan biaya pembuatan atau desain.

Ini membuatnya lebih efisien sebagai instrumen investasi murni.

Baca Juga: PELNI Buka Program Magang Bersertifikat BUMN untuk Mahasiswa, Simak Posisi dan Kualifikasinya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini