Kabar BUMN - Siapa yang tak ingin menemukan tempat wisata yang masih jarang dikunjungi? Terasa eksklusif!
Paisu Batango di Desa Lukpanenteng, Banggai Kepulauan, jadi destinasi yang wajib masuk daftar wisatamu!
Dengan jarak 95 km dari Salakan, ibu kota Banggai Kepulauan, dan perjalanan 8 jam naik kapal dari Luwuk, Paisu Batango menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.
Baca Juga: OCA Indonesia, Produk Unggulan Telkom Bantu UMKM Permudah Kelola Layanan Pasca Penjualan
Keunikan utama tempat ini adalah mata air yang jernih dan berwarna biru, mengalir di sela-sela batu raksasa.
Itulah mengapa banyak yang menyebutnya sebagai Labuan Cermin-nya Sulawesi Tengah.
Alamnya yang masih lestari juga tak lepas dari peran warga sekitar yang menjaga kebersihan dengan baik.
Mata air ini juga sering difungsikan sebagai tempat mandi dan bersantai.
Untuk mencapai Paisu Batango, kamu bisa menyewa mobil dari Salakan yang memakan waktu sekitar 2 jam.
Jalanan berkelok-kelok mungkin sedikit menantang, tapi pemandangan sepanjang perjalanan akan membuatmu betah.
Baca Juga: Penempatan di Padang, PT MUM Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Akuntansi
Selain keindahan alamnya, Paisu Batango juga dilengkapi fasilitas bagi para wisatawan seperti dermaga, gazebo, dan mushola.
Tempat ini menyuguhkan keindahan alam yang masih alami dan jauh dari keramaian, cocok untuk healing maksimal.