ragam

Mengenal Padusan, Tradisi Penyucian Diri untuk Menyambut Bulan Ramadan

Senin, 17 Februari 2025 | 13:00 WIB
Umbul Manten, salah satu tempat wisata di Klaten yang biasa dikunjungi untuk padusan jelang Ramadan. (Instagram/@eksotika_jogja)

Kabar BUMN – Menjelang Ramadan, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta, menjalankan tradisi Padusan, sebuah ritual penyucian diri dengan mandi di sumber air alami atau sungai.

Tradisi ini diyakini sebagai simbol pembersihan lahir dan batin sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Padusan berasal dari kata "adus" dalam bahasa Jawa yang berarti mandi.

Baca Juga: Telkomsel Rilis Whitepaper DigiAds Ramadan Insight 2025 untuk Optimalkan Strategi Pemasaran

Ritual ini telah berlangsung turun-temurun dan erat kaitannya dengan ajaran Wali Songo yang menyebarkan Islam di Nusantara.

Mandi besar dalam Padusan dianggap sebagai persiapan spiritual agar umat Muslim bisa menjalani ibadah puasa dengan hati dan jiwa yang bersih.

Biasanya, masyarakat melaksanakan Padusan di sumber mata air alami, seperti Umbul Pengging di Boyolali, Umbul Manten di Klaten, atau Pantai Parangtritis di Yogyakarta.

Baca Juga: 10 Ide Takjil Lezat untuk Buka Puasa di Ramadan 2025

Selain menjadi momen spiritual, tradisi ini juga menarik wisatawan yang ingin merasakan budaya lokal.

Setiap tahun, tempat-tempat Padusan dipadati oleh ribuan warga yang ingin mengikuti tradisi ini.

Di era modern, pelaksanaan Padusan mengalami beberapa perubahan.

Baca Juga: Pastikan Stok Aman, Rajawali Nusindo Intensifkan Distribusi Gula dan Minyak Goreng Jelang Ramadan

Di beberapa daerah, tradisi ini dikemas dalam acara yang lebih besar dengan pertunjukan seni dan doa bersama.

Namun, esensi utamanya tetap sama, yaitu membersihkan diri sebelum memasuki bulan penuh berkah.

Halaman:

Tags

Terkini