Kabar BUMN - Tak hanya dikenal dengan beragam budaya yang masih terjaga. Kota Medan juga memiliki beberapa makanan khas yang selalu dihidangkan dalam menyambut Hari Idulfitri. Berikut beberapa makanan khas lebaran di Medan yang menarik dicicipi.
Selain dikenal dengan budaya Batak yang sangat melekat, Medan juga dikenal dengan makanan khas lebaran yang lezat-lezat. Ibu Kota dari Sumatera Utara ini dikenal dengan olahan makanan berkuah dan kaya rempah yang menggugah selera.
Menariknya, makanan khas lebaran di Medan tidak hanya menggugah selera, namun juga mewakili kekayaan budaya dan tradisi kuliner khas Batak yang sangat autentik. Mulai dari kue yang selalu ada dihidangkan di meja saat lebaran, hingga ikan kaya rempah khas Batak bisa kita cicipi di Medan.
Bagi Anda yang penasaran dengan kelezatan makanan khas lebaran di Medan, berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda cicipi:
Mi gomak
Makanan khas lebaran di Medan yang pertama adalah mi gomak. Spaghetti ala Batak ini berasal dari Balige, Toba. Bentuknya yang bulat dan agak kasar terlihat seperti spaghetti ala Italia. Memiliki rasa gurih yang khas dan bumbu agak pedas, mi gomak sangat cocok dijadikan makanan khas lebaran.
Dalam tradisi masyarakat Medan, menyantap mi gomak bersama-sama saat lebaran menjadi salah satu cara mempererat hubungan dan memperlihatkan kebersamaan. Selain itu, mi gomak yang kaya akan rempah tradisional khas Batak juga melambangkan kekayaan budaya kuliner Sumatera Utara.
Ikan arsik
Makanan khas Batak yang kerap disajikan saat lebaran berikutnya adalah ikan arsik. Sebuah makanan yang terbuat dari ikan mas utuh tanpa duri, dan dilumuri bumbu rempah khas Batak: andaliman. Kerana direbus dalam waktu lama, membuat rempah meresap sempurna. Sehingga membuat ikan arsik terasa sangat gurih, lezat, dan lembut.
Ikan arsik kerap disajikan dalam upacara adat Batak, dan melambangkan karunia kehidupan bagi orang Batak. Kini, makanan khas satu ini mudah ditemukan di mana saja, termasuk jadi menu wajib melengkapi hidangan khas lebaran di Medan.
Lontong sayur medan
Makanan khas lebaran di Medan berikutnya adalah lontong sayur medan. Berbeda dengan lontong sayur dari daerah lainnya, lontong sayur medan dibuat dengan tambahan tauco, bihun goreng, dan sambal teri kacang. Sehingga membuat perpaduan rasa unik di lidah. Selain itu, lontongnya pun terbuat dari pulut yang direbus dalam waktu lama, sehingga membuat lontong lebih padat.
Konon, makanan ini berasal dari penyebaran agama Islam dari Jawa di Medan. Masuknya para pekerja dari Jawa ke Deli diduga menjadi penyebab terciptanya lontong sayur khas Medan. Berjalannya waktu, lantung sayur medan terus dimodifikasi, salah satunya dengan menambahkan tauco yang membuat makin sedap.
Bika ambon