Kabar BUMN - Saat menjalani ibadah puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam.
Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi jika pola minum tidak diatur dengan baik.
Dehidrasi dapat menimbulkan gejala seperti lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.
Oleh karena itu, penting untuk menerapkan aturan minum yang tepat agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.
Berikut adalah beberapa aturan minum yang bisa diterapkan selama bulan Ramadan:
Baca Juga: Ide Menu Sahur Sehat untuk Penderita Maag, Puasa Seharian Tanpa Perut Perih
1. Gunakan Pola Minum 2-4-2
Pola minum 2-4-2 bisa menjadi solusi untuk mencukupi kebutuhan cairan harian:
- 2 gelas air saat berbuka
- 4 gelas air di antara waktu berbuka dan sahur
- 2 gelas air saat sahur
Dengan pola ini, tubuh tetap mendapatkan hidrasi yang cukup tanpa merasa kembung.
Baca Juga: Kuliner Korea yang Bisa Dicoba untuk Takjil di Waktu Berbuka Puasa
2. Hindari Minuman Berkafein dan Bersoda
Kopi, teh, dan minuman bersoda bersifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Sebaiknya, pilih air putih, jus buah tanpa gula, atau infused water sebagai alternatif yang lebih sehat.