Kabar BUMN - Tidak terbatas di Timur Tengah dan Asia, penyebaran Islam juga sampai ke Eropa, tepatnya Andalusia, Spanyol.
Agama Islam berkembang di Andalusia, Spanyol, sekitar abad ke-8 dibawa Tariq bin Ziyad.
Ia panglima perang Islam yang ditugaskan Khalifah Walid bin Abdul Malik menginvasi Andalusia, Spanyol.
Baca Juga: 4 Negara yang Kaya Dengan Sejarah Peradaban Islam, Dua di Antaranya Berada di Eropa
Tariq bin Ziyad berhasil menaklukan Cordoba, Granada, Malaga, Toledo, hingga menjadikan Andalusia pusat peradaban Islam.
Hingga sekarang sisa-sisa sejarah itu masih ada dan menjadi objek wisata sejarah menarik.
Berada di Spanyol Selatan, untuk mencapainya bisa masuk dari Granada.
Baca Juga: Cantik dan Klasik, Ini Rekomendasi Tempat Sejarah Perabadan Islam di Eropa
1. Kompleks Istana-Benteng Alhambra
Kompleks di Granada ini salah satu warisan terbesar peradaban Islam di Andalusia.
Dulunya kompleks ini menjadi tempat tinggal Kesultanan Nasrid Granada.
Dikenal juga dengan nama Emirate Gradana, ini merupakan bagian dari kerajaan Moor.
Baca Juga: Kota-kota dengan Sejarah dan Peranan Penting dalam Peradaban Islam di Dunia
Kompleks ini dibangun tahun 1238 oleh Muhammad I Ibn al-Ahmar, Sultan Nasrid pertama.
Gaya arsitekturnya Renaissance Spanyol yang dikombinasikan gaya arstitektur Moor.
Motif dindingnya bercirikan Timur Tengah dengan motif geometrik, bunga, dan tulisan Arab.
Di dalamnya terdapat Istana Nasrid, Court of the Lions, Janat af Arif, beberapa menara dan taman cantik.