ragam

Tidak Hanya Apel Malang, Ini Camilan Tradisional dan Kekinian dari Malang yang Biasa untuk Oleh-Oleh

Minggu, 30 Maret 2025 | 21:00 WIB
Pia Cap Mangkok dengan beragam varian rasa. (Tokopedia/diandrafanya)

Kabar BUMN - Dari puluhan tahun lalu, Malang sudah terkenal dengan produksi apel-nya, sampai dibuat oleh-oleh.

Tidak hanya apel, sekarang sudah lebih beragam kuliner Malang yang bisa menjadi oleh-oleh.

Selain camilan yang sudah legendaris, juga tersedia kuliner kekinian khas Malang.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Malang untuk Libur Lebaran 2025, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

1. Pia Cap Mangkok
Bila Yogyakarta punya bakphia, di Malang ada pia, salah satu yang sudah terkenal Pia Cap Mangkok.

Pia ini sudah diproduksi sejak tahun 1959 dan hingga kini masih mempertahankan konsep handmade.

Ada beragam rasa yang bisa dipilih, yaitu kacang hijau, cokelat, keju, green tea, durian, nanas dan kopi.

Baca Juga: 4 Tempat Wisata Alam yang Direkomendasikan di Kepanjen, Malang

Untuk kemasannya, ada tiga pilihan yaitu isi 5, 12 atau 24 biji. Boleh pilih satu rasa atau dicampur.

Pia cap mangkok mudah ditemukan di toko oleh-oleh atau pun datang langsung ke tokonya.

Yakni, di jalan Semeru no 25 Klojen, Malang dan Ruko Grand Soekarno Hatta.

Baca Juga: 4 Kolam Pemandian di Malang yang Sejuk, Makin Sejuk Karena Airnya Berasal dari Mata Air Alami

2. Bolu Bakpao Telo
Ini kuliner kekinian yang terbuat dari bahan telo atau ubi jalar ungu, yang mudah ditemukan di Malang.

Bolu Bakpao Telo diproduksi Bolu Malang Singosari.

Awalnya hanya menjual bolu malang, pabrik ini kemudian berinovasi dengan Bolu Bakpao Telo.

Baca Juga: Healing Tipis-tipis ke Taman Kemesraan, Destinasi Wisata Keluarga di Malang yang Punya Suasana Asri dan Berbagai Wahana Seru

Pilihan rasa atau varian yang tersedia, yakni original, cokelat, susu, dan dawet durian.

Kemasannya sudah rapi dan kedap udara.

Bolu Bakpao Telo tahan sampai 7 hari di suhu ruangan dan 9 hari bila disimpan di lemari es.

Halaman:

Tags

Terkini