Kabar BUMN - Di Mojokerto, Jawa Timur, terdapat masjid dengan desain yang tak biasa.
Masjid Ar Rahman di Dusun Belor, Desa Kembangbelor, Pacet, dibangun menyerupai kapal pesiar.
Bentuknya yang unik ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memiliki filosofi mendalam sebagai bahtera penyelamat bagi berbagai masalah sosial.
Baca Juga: Marak Terjadi Saat Lebaran, Ini Tips BRI untuk Hindari Penipuan dan Kejahatan Siber
Fasilitas dan Fungsi Setiap Lantai
Masjid yang berdiri di halaman panti asuhan ini memiliki luas 45x25 meter persegi. Lantai pertama difungsikan sebagai asrama putri dan balita, layaknya lambung kapal yang tenggelam di lautan.
Sementara itu, di lantai kedua terdapat tempat salat utama dengan desain ruang kemudi kapal.
Baca Juga: Stasiun Kereta Api yang Dibangun di Zaman Hindia Belanda di Jabodetabek, Bernilai Sejarah dan Indah
Mimbar khatib dan tempat imam dilengkapi dengan setir kapal, kompas, monitor kemudi, hingga derek jangkar.
Lantai tiga digunakan sebagai aula, sedangkan lantai empat dan lima menjadi tempat penginapan tamu panti asuhan.
Aktivitas Keagamaan dan Sosial
Baca Juga: PT MUM Masih Mencari Account Officer, Ayo Daftar Loker BUMN Sekarang!
Sepanjang bulan Ramadan, masjid ini selalu ramai dengan berbagai kegiatan ibadah. Mulai dari salat wajib, salat Jumat, Tarawih, tadarus, hingga buka puasa bersama.
Tak hanya dihuni anak-anak panti, masjid ini juga terbuka bagi masyarakat sekitar dan wisatawan yang ingin beribadah.
Saat ini, LKSA Vila Durian Doa Yatim Sejahtera yang menaungi masjid ini mengasuh 57 orang, termasuk lansia serta anak-anak yatim dan korban berbagai peristiwa sosial.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2025: Ini Rute dan Tarif DAMRI ke Bandara Soekarno-Hatta