ragam

Festival Internasional yang Diadakan di Bulan Mei, Tradisi Turun-menurun yang Kini Menjadi Atraksi Wisata

Rabu, 14 Mei 2025 | 18:30 WIB
Hamamatsu Kite Festival diselenggarakan di Hamamatsu, Shizuoka, Jepang, sejak 450 tahun lalu. (commons.wikimedia.org/Shizuoka Prefectural Tourism Association)

Perhitungannya mengikuti kalender bulan, yaitu setiap bulan ke-6, yang biasanya juga bertepatan dengan awal musim hujan.

Festival yang berumur ratusan tahun bertujuan untuk meminta hujan pada Dewa Huja, Phaya Thaen.

Masyarakat memohon agar air hujan bisa menyiangi sawah dan menghasilkan panen terbaik.

Baca Juga: Tips Liburan ke Luar Negeri Saat Musim Semi, Waktu Terbaik untuk Jelajahi Dunia

Bun Bang Festival berlangsung selama dua hari. Diikuti semua desa dan warganya.

Warga datang ke kuil sambil membawa roket dari bambu yang dihias hingga berbentuk naga.

Roket lalu diluncurkan bersama-sama saat puncak acara. Pemenangnya roket yang meluncur paling jauh.

Saat festival juga diadakan parade membawa persembahan ke kuil, pertunjukan tarian dari setiap desa, dan parade kostum.

Baca Juga: 5 Jalan Paling Terkenal di Dunia, Orang Tidak Hentinya Melancong dan Berfoto di Jalan Tersebut

Festival Cinco de Mayo ditandai dengan warga yang mengenakan baju tradisional warna merah, putih, dan hijau. (cincodemayoportland.com/Orhun Uygur)

3. Cinco de Mayo
Festival budaya ini berlangsung setiap tanggal 5 Mei di Meksiko sejak tahun 1862.

Cinco de Mayo salah satu festival besar dan penting di Meksiko.

Ini dirayakan untuk mengenang kemenangan Meksiko atau Pasukan Prancis dalam pertempuan yang dipimpin Jenderal Ignacio Zaragoza.

Baca Juga: 6 Kota Kecil Paling Cantik di Dunia, Paling Banyak di Eropa

Festival ditandai parade mobil hias dan warga yang mengenakan baju tradisional warna merah, putih, dan hijau.

Halaman:

Tags

Terkini