ragam

Waspadai Bahaya Tersembunyi di Balik Telur Setengah Matang, Ini Fakta Lengkapnya!

Jumat, 16 Mei 2025 | 11:30 WIB
Hati-hati makan telur setengah matang! Simak risiko infeksi Salmonella dan tips aman mengonsumsinya tanpa ganggu kesehatanmu. (Freepik/stockking)

Kabar BUMN - Menyantap telur setengah matang memang menggoda karena teksturnya yang lembut dan rasa yang khas.

Banyak orang menjadikannya menu sarapan favorit.

Tapi tahukah kamu kalau konsumsi telur setengah matang bisa berisiko bagi kesehatan?

Baca Juga: Ayo Magang BUMN di Karawang! Posisi Seksi Pengamanan Elektronik Dibuka untuk Mahasiswa IT

Potensi Bahaya Salmonella dalam Telur

Telur merupakan salah satu bahan pangan yang mudah terkontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi saluran pencernaan dengan gejala seperti mual, muntah, diare, hingga demam.

Risiko ini tidak memandang usia, sehingga anak-anak hingga orang tua pun bisa terdampak. Maka dari itu, konsumsi telur yang tidak dimasak sempurna perlu dipertimbangkan ulang.

Baca Juga: AdMedika Gandeng Prodia Perluas Layanan Kesehatan Digital

Mengapa Telur Setengah Matang Berisiko?

Telur setengah matang biasanya dimasak pada suhu rendah, sehingga tidak cukup untuk membunuh bakteri yang mungkin ada di dalamnya.

Idealnya, telur perlu dimasak hingga suhu 71 derajat Celsius agar bakteri seperti Salmonella bisa dinetralisir sepenuhnya. Meskipun tampak matang di bagian luar, bagian dalam telur yang masih cair bisa menyimpan potensi penyakit.

Baca Juga: Jangan Dicuci! Ini Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar agar Tetap Aman Dikonsumsi

Aman Dikonsumsi Jika Sudah Dipasteurisasi

Bagi kamu yang tetap ingin menikmati telur setengah matang, sebaiknya pilih telur yang sudah melalui proses pasteurisasi.

Proses ini dilakukan dengan memanaskan telur di suhu sekitar 60-70 derajat Celsius selama kurang lebih 30 menit untuk membunuh mikroorganisme tanpa merusak kualitas telur.

Baca Juga: Bank Mandiri Rilis e-Money One Piece Gear 5, Bisa Dibeli Satu Set Seharga Rp350 Ribu

Telur Ayam Kampung Relatif Lebih Tahan

Menariknya, telur dari ayam kampung dinilai lebih tahan terhadap infeksi Salmonella. Hal ini karena ayam kampung terbiasa hidup bebas di alam terbuka dan mengonsumsi pakan alami.

Halaman:

Tags

Terkini