Berlokasi di Bandar Lampung, taman seluas 4,8 hektare ini punya koleksi 140 kupu-kupu.
Kebanyakan dari koleksinya adalah jenis kupu-kupu dari Sumatra.
Salah satu yang langka kupu-kupu raja helena yang bersayap hitam dan sedikit warna kuning.
Baca Juga: Waduk Bajulmati, 'Raja Ampat' Mini di Situbondo yang Siap Memanjakan Liburan Anda
Taman Kupu-Kupu Gita Persada juga berfungsi sebagai konservasi dan penelitian kupu-kupu di Bandar Lampung.
Di sini ada museum kupu-kupu yang memamerkan beragam kupu-kupu yang diawetkan.
Taman dilengkapi wahana forest bathing, jungle tracking, dan tempat bersantai.
Taman Kupu-Kupu Gita Persada beralamat di Wan Abdurrahman, Hutan, Kecamatan Hutan, Lampung.
Baca Juga: Orang-orang ke Pantai Aruna Bukan Hanya untuk Liburan, Tapi Juga Cari Ketenangan
3. Kerajaan Kupu-Kupu Bantimurung
Kerajaan Kupu-Kupu Bantimurung berada di dalam Taman Nasional Bantimurung di Maros, Sulawesi Selatan.
Koleksi kupu-kupunya pertama kali dikumpulkan oleh Alfred Wallace, naturalis Inggris tahun 1857.
Dinamakan Kerajaan Kupu-kupu karena di sini ada sekitar 240 jenis kupu-kupu jenis ekor layang-layang yang langka.
Baca Juga: Air Terjun Parang Ijo, Hidden Gem di Karaganyar yang Wajib Dikunjungi saat Libur Panjang Ini
Kerajaan Kupu-Kupu Bantimurung didesain menjadi taman sekaligus tempat konservasi.
Selain bisa menyaksikan kupu-kupu terbang bebas, tempat ini dilengkapi area bermain dan museum kupu-kupu.
Kerajaan Kupu-Kupu Bantimurung berlokasi di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Pacuan Kuda Tegalwaton: Wisata Murah yang Bikin Keluarga Betah Seharian