ragam

Hewan Langka dari Papua, Dilindungi Karena Jumlahnya yang Makin Sedikit dan Tidak Hidup di Daerah Lain

Minggu, 15 Juni 2025 | 11:30 WIB
Kasuari gelambir tunggal jenis burung terbesar di dunia. Tingginya sekitar 170 cm dan uniknya tidak bisa terbang. (Instagram/@boasemmanuel)

Bulunya berwarna cokelat, kuning, dan putih. Sayapnya yang panjang menjuntai makin indah saat sedang dikembangkan.

Saat ini populasi burung cendrawasih semakin berkurang karena diburu secara liar.

Baca Juga: Pantai di Papua Ini Pernah Menjadi Titik Awal Penyerangan ke Filipina di Masa Perang Dunia II

Kuskus Waigeo yang tergolong hewan berkantung ini paling banyak Pulau Waigeo, Papua. (greeners.co)

 

4. Kuskus Waigeo
Hewan kecil yang tergolong hewan berkantung ini paling banyak Pulau Waigeo, Papua.

Karena itu juga diberi nama kuskus waigeo. Sedikit saja yang hidup di beberapa daratan di Papua.

Habitatnya di hutan mangrove, hutan pantai, dan hutan pegunungan. Hidup dengan bergelantungan di pohon.

Saat ini keberadaannya semakin langka karena hutan tempatnya tinggal sudah banyak dirusak.

Baca Juga: Keragaman Kuliner Papua yang Didominasi Olahan Ikan, Nomor Enam Termasuk Ekstrem di Indonesia

5. Dingiso
Dingiso atau disebut juga kanguru pohon merupakan hewan di hutan-hutan di sekitar Puncak Cartenz.

Hanya ukurannya lebih kecil dibandingkan kanguru. Dan hidupnya di atas pohon dengan bergelantung.

Dingiso bisa ditemui di Taman Nasional Lorentz, meskipun sekarang jumlahnya semakin sedikit.

Suku Moni di dekat Puncak Cartenz menganggap dingiso leluhurnya, karenanya sangat menjaga dan menghormatinya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini