Bulunya berwarna cokelat, kuning, dan putih. Sayapnya yang panjang menjuntai makin indah saat sedang dikembangkan.
Saat ini populasi burung cendrawasih semakin berkurang karena diburu secara liar.
Baca Juga: Pantai di Papua Ini Pernah Menjadi Titik Awal Penyerangan ke Filipina di Masa Perang Dunia II
4. Kuskus Waigeo
Hewan kecil yang tergolong hewan berkantung ini paling banyak Pulau Waigeo, Papua.
Karena itu juga diberi nama kuskus waigeo. Sedikit saja yang hidup di beberapa daratan di Papua.
Habitatnya di hutan mangrove, hutan pantai, dan hutan pegunungan. Hidup dengan bergelantungan di pohon.
Saat ini keberadaannya semakin langka karena hutan tempatnya tinggal sudah banyak dirusak.
Baca Juga: Keragaman Kuliner Papua yang Didominasi Olahan Ikan, Nomor Enam Termasuk Ekstrem di Indonesia
5. Dingiso
Dingiso atau disebut juga kanguru pohon merupakan hewan di hutan-hutan di sekitar Puncak Cartenz.
Hanya ukurannya lebih kecil dibandingkan kanguru. Dan hidupnya di atas pohon dengan bergelantung.
Dingiso bisa ditemui di Taman Nasional Lorentz, meskipun sekarang jumlahnya semakin sedikit.
Suku Moni di dekat Puncak Cartenz menganggap dingiso leluhurnya, karenanya sangat menjaga dan menghormatinya.***
Artikel Terkait
Destinasi Wisata di Ujung Kulon, Ketemu Hewan Langka!
Binatang Langka yang Cuma Ada di Indonesia, Masyarakat Harus Jaga Kelestariannya
4 Penangkaran Penyu di Indonesia, Terbuka untuk Umum Agar Bisa Ikut Melindungi dan Mencintai Satwa Langka Indonesia
Jelajah Hutan Paling Indah di Indonesia, Kesempatan Menelusuri Kekayaan Langka Indonesia
5 Hewan Unik yang Bisa Ditemukan di Indonesia Timur, Rata-rata Langka dan Dilindungi
Ini Boga Bahari yang Terancam Langka, Bijaklah Mengonsumsinya, Kalau Bisa Jangan Memakannya