ragam

Sejarah dan Ragam Motif Batik Betawi, Berkembang dari Masa ke Masa Dipengaruh Budaya Negara dan Daerah Lain

Minggu, 22 Juni 2025 | 07:00 WIB
Motif ondel-ondel di kain batik berwarna-warni khas batik Betawi. (goodnewsfromindonesia.com)

Kabar BUMN - Kendati identik dengan Jawa Tengah, setiap daerah di Indonesia punya budaya batik masing-masing, tak terkecuali Betawi.

Berbeda dengan batik dari daerah lain, belum banyak yang mengetahui tentang batik Betawi.

Alih-alih batik Betawi, orang lebih mengenal baju pangsi dan kebaya encim.

Baca Juga: Tidak Lekang Tergerus Zaman, Budaya dan Kesenian Betawi Ini Masih Bisa Didapati Meskipun Sesekali Saja Pertunjukannya

Berkembang awal abad 19
Batik betawi diperkirakan muncul sejak awal abad 19.

Di masa itu, untuk sehari-hari perempuan Betawi mengenakan kebaya yang terpengaruh gaya busana peranakan.

Mereka memesannya dari luar wilayah Batavia, kebanyakan dari Pekalongan dan Solo.

Baca Juga: Sejarah dan Fakta Asinan Betawi yang Ternyata Mengadopsi Cara Mengolah Makanan Masyarakat Tionghoa

Kala itu industri batik di Pekalongan dan Solo sudah maju pesat.

Ini mendorong pengusaha Tionghoa di Batavia mengundang pengusaha batik di Pekalongan dan Solo.

Pengrajin dan pengusaha ini dipanggil untuk membantu bisnis batik.

Industri batik Betawi tumbuh di daerah Bendungan Hilir, Karet Tensin, Kebon Kacang, dan Palmerah.

Baca Juga: Penjual Asinan Betawi di Jakarta yang Populer dan Selalu Diantri Pembeli, Rasanya Tetap Sama Sejak Dulu

Gaya pesisiran
Salah satu ciri khas batik Betawi di warna-warna yang lebih cerah dibandingkan batik Solo dan Yogyakarta.

Warna yang selalu muncul pada batik betawi adalah merah, hijau, orange dan kuning.

Halaman:

Tags

Terkini