ragam

Sejarah dan Ragam Motif Batik Betawi, Berkembang dari Masa ke Masa Dipengaruh Budaya Negara dan Daerah Lain

Minggu, 22 Juni 2025 | 07:00 WIB
Motif ondel-ondel di kain batik berwarna-warni khas batik Betawi. (goodnewsfromindonesia.com)

Ini dipengaruhi gaya batik pesisiran, seperti Pekalongan, Cirebon, Madura, dan Banyuwangi.

Baca Juga: Sejarah dan Fakta Nasi Ulam Khas Betawi yang Masuk Warisan Budaya Tak Benda

Tentu saja ada sedikit perbedaan dalam motif-motif yang dihasilkan.

Motif batik Betawi terpopuler adalah motif pucuk rebung yang dipengaruhi batik Lasem dan songket Melayu.

Pucuk rebung (batang bambu) memiliki makna mendalam bagi masyarakat Betawi.

Baca Juga: 4 Camilan Betawi yang Masih Mudah Ditemukan di Penjual Kaki Lima

Yakni, lambang keseimbangan hidup antara manusia, alam sekitar dan Sang Pencipta.

Motif lain yang tergolong klasik adalah tumpal yang berbentuk segitiga dan dipasang di ujung kain batik.

Bentuk tumpal atau cagak ini terinpirasi bentuk gunung.

Orang Betawi percaya gunung adalah lambang kekuatan sekaligus menolak bala.

Baca Juga: Faktor Keterbatasan Bahan Baku, Kuliner Betawi Ini Sekarang Semakin Langka

Motif ondel-ondel
Di awal abad 20, motif batik betawi berkembang lebih pesat lagi.

Inspirasinya diambil dari sejarah Batavia dan kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi.

Misalnya saja motif salakanagara yang mengambil inspirasi dari Gunung Salak.

Baca Juga: Tinggal Pilih Mau yang Pakai Susu atau Tidak, 4 Tempat Makan Soto Betawi yang Dinilai Paling Lezat di Jakarta

Halaman:

Tags

Terkini