Baca Juga: Kembali Dialami Seorang Pendaki Pemula, Ini Penyebab dan Cara Mencegah Hiportermia di Gunung
4. Penerangan
Walaupun mendaki siang hari tapi lampu tetap penting. Baik untuk saat kamping atau menjelang sore.
Sediakan senter dan headlamp. Jangan lupa bawa baterai cadangan.
5. P3K
Bawa selalu peralatan P3K yang lengkap, meliputi perban, band-aid, kain kasa, alkohol.
Kemudian sabun antiseptik, betadin, obat anti alergi, gunting, dan kain pembebat.
6. Api
Api digunakan untuk menghangatkan badan di malam hari. Terutama saat kamping.
Paling praktis menggunakan butane gas. Jangan lupa bawa pematik api yang bisa digunakan di kayu basah.
Pada pendakian yang sangat tinggi dimana kayu bakar sulit, bisa membawa batu untuk alat penunjang menyalakan api.
Baca Juga: Bukan untuk Didaki! Kenali Tiga Gunung di Argopuro yang Ternyata Terlarang untuk Pendakian
7. Alat memperbaiki
Perjalanan panjang dan medan yang sulit, sering terjadi kerusakan barang yang membutuhkan perbaikan.
Paling tidak bawa selalu gunting, pisau, dan obeng. Bisa juga membawa model pisau lipat multifungsi.
Jangan lupa juga bawa selotip, tali rafia, jarum dan benang, pengikat kabel dan duct tape.
Baca Juga: Tips Mendaki Gunung Saat Musim Hujan, Tetap Aman dan Menyenangkan di Tengah Tantangan
8. Makanan ekstra
Perbekalan makanan sangat penting. Lebih baik bawa lebih dari pada kurang. Apalagi kalau perjalanan panjang.
Bawa makanan kering bergizi tinggi, seperti granola, buah kering, permen, dan kacang-kacangan.