ragam

Kota-kota di Asia dengan Nuansa dan Bangunan Berarsitektur Eropa, Warisan Kolonialisme yang Memperkaya Budaya

Minggu, 6 Juli 2025 | 08:30 WIB
Bangunan-bangunan tua di Vigan, Pulau Luzon, Filipina, kebanyakan dibangun abad ke 16. (Wikipedia/Calle Crisologo)

Kabar BUMN - Sempat menjadi negara jajahan membuat kota-kota di Asia punya bangunan dengan arsitektur Eropa.

Tidak sedikit dari bangunan khas Eropa peninggalan penjajah itu yang terus dijaga dan dipertahankan.

Hasilnya, meskipun lokasinya di Asia, suasana kota-kota ini seakan berada di Eropa.

Keindahan dan keunikannya mendorong orang melancong ke negara Asia bernuansa Eropa tersebut.

Baca Juga: 4 Candi di Asia Tenggara Ini Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia yang Dilindungi oleh UNESCO

1. Vigan
Vigan merupakan kota kecil di Pulau Luzon, Filipina, yang pernah di bawah kekuasaan Spanyol.

Bangunan-bangunan tuanya kebanyakan dibangun abad ke 16.

Sejumlah jalannya masih mempertahankan jalan berbatu besar. Tampak juga kereta kuda untuk berkeliling.

Karena keunikan yang dipertahankan Vigan, kota ini masuk dalam daftar Warisan Dunia oleh UNESCO.

Baca Juga: 5 Hotel Legendaris di Asia Tenggara, Ada yang Usianya Lebih dari 100 tahun

Gaya arsitektur Portugis kental di Fontainhas, Goa, India, dicirikan dengan jalanan sempit berbatu-batu besar. (Bukit.Travel via LinkedIn/Goa Tourism)

2. Fontainhas
Dikenal juga dengan nama Bairro das Fontainhas, ini distrik di Panjim, ibu kota provinsi Goa, India.

Gaya arsitektur Portugis kental di Fontainhas, dicirikan dengan jalanan sempit berbatu-batu besar.

Sebagian besar bangunan, berupa vila-vila tua dengan balkon, berdinding bata merka dan atap berwarna-warni.

Bangunannya didominasi warna khas tradisional Portugis, yaitu kuning pucat, hijau dan biru.

Halaman:

Tags

Terkini