ragam

Bromo Lagi Dingin-dinginnya, Padang Savana Membeku, Wisatawan Harap Pakai Jaket Tebal!

Sabtu, 12 Juli 2025 | 07:00 WIB
Sunrise di Gunung Bromo (Freepik)

Kabar BUMN - Belakangan ini kawasan Bromo tengah jadi sorotan karena suhu ekstrem yang menusuk tulang.

Fenomena embun es atau embun upas kembali muncul dan membuat beberapa area, termasuk padang savana, tampak membeku.

Kalau kamu berencana liburan ke sini, pastikan tubuhmu tetap hangat agar tidak terkena hipotermia.

Baca Juga: Mandiri Sahabatku Ajak PMI di Malaysia Melek Finansial dan Siap Investasi

Fenomena Embun Es Muncul Lagi

Fenomena embun upas memang bukan hal baru di Bromo. Setiap musim kemarau tiba, suhu udara di kawasan pegunungan ini bisa turun drastis hingga menyentuh angka 5 derajat Celsius.

Tahun ini, embun es kembali muncul di beberapa titik, termasuk Ranu Pani dan padang savana Bromo. Kondisi ini membuat dedaunan terlihat memutih seperti tertutup salju tipis, menciptakan pemandangan yang indah tapi cukup ekstrem bagi tubuh yang tidak siap.

Baca Juga: Target Terlampaui, Pertamina Hulu Sanga Sanga Kukuhkan Peran dalam Ketahanan Energi Nasional

Wisata Tetap Aman, Tapi Perlu Persiapan

Meskipun suhu udara sangat dingin, kegiatan wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tetap berjalan seperti biasa.

Area seperti Ranu Regulo, misalnya, tidak terdampak langsung oleh embun es, sehingga tetap aman untuk dikunjungi.

Baca Juga: Biar Nggak Cemas di Hari Pertama Sekolah, Ini 5 Cara Jitu Bikin Anak Lebih Percaya Diri

Namun, pihak pengelola taman nasional tetap mengingatkan semua wisatawan agar datang dengan perlengkapan lengkap seperti jaket tebal, sarung tangan, dan penutup kepala untuk menjaga suhu tubuh.

Jaga Lingkungan Selama Berwisata

Selain menjaga kesehatan, wisatawan juga diimbau untuk tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar. Tumbuhan yang tertutup embun upas sangat rentan terhadap kerusakan.

Baca Juga: Segera Berakhir, Manfaatkan Promo DAMRI untuk Tutup Libur Sekolah, Dapatkan Diskon Tiket Rp50 Ribu di Seluruh Rute AKAP Jawa dan Sumatera

Karena itu, penting bagi pengunjung untuk tidak menyentuh atau menginjak tanaman yang terkena fenomena ini agar keindahan alam Bromo tetap terjaga dan bisa dinikmati oleh semua orang.

Halaman:

Tags

Terkini