ragam

Kehidupan Tanpa Menjejak Tanah di Kampung Atas Air Margasari, Ini Venice-nya Balikpapan

Senin, 14 Juli 2025 | 15:30 WIB
Luas Kampung Atas Air Margasari sekitar 6,7 hektare di mana seluruh wilayahnya dibangun di atas air laut. (Instagram/@inibalikpapanbosku via victorynews.id)

Mancing di depan rumah
Sebagai tempat pemukiman, Kampung Atas Air Margasari terbuka untuk umum.

Banyak orang datang untuk merasakan suasana unik yang berbeda dengan perkampungan di darat.

Karena posisinya di tengah laut, di kampung ini sangat mudah memancing ikan.

Beberapa yang datang memanfaatkan untuk memancing ikan.

Baca Juga: Uniknya Kuliner Cikarang, Kombinasi Cita Rasa Jawa Barat dan Betawi

Setelah memancing bisa minta dimasakkan ke beberapa warung d Kampung Atas Air Margasari.

Kalau malas memancing, juga ada tempat makan yang menyediakan menu ikan.

Paling populer menu-menu dari ikan patin.

Baca Juga: Fakta dan Sejarah Pacu Jalur yang Sedang Viral di Media Sosial

Api menyala laksana obor dari Unit Pengolahan V Pertamina yang berada di dekat Kampung Atas Air Margasari, Balikpapan. (Gmaps/Amat Ambo)

Nyala obor 24 jam
Selain mengalami kehidupan penduduk, di kampung ini juga bisa ke hutan mangrove.

Ada jembatan beton panjang yang menghubungkan kampung dengan area konservasi mangrove.

Karena berada di tepi laut, pemukiman ini sering jadi spot menyaksikan matahari terbenam.

Pemandangan unik lain di Kampung Atas Air Margasari adalah keberadaan obor kilang minyak.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini Panduan Bantu Anak Cepat Beradaptasi di Sekolah Baru

Obor ini menyala terus selama 24 jam.

Ini karena perkampungan lokasinya di belakang Unit Pengolahan V Pertamina.

Halaman:

Tags

Terkini