Kabar BUMN - Malioboro, ikon wisata di Yogyakarta, kini menyuguhkan pengalaman baru yang lebih ramah lingkungan.
Selain bisa berjalan kaki sambil menikmati suasana kota atau berburu kuliner khas, kini kamu juga bisa mencoba serunya keliling naik becak listrik.
Inovasi ini dihadirkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan kawasan wisata yang bersih dan nyaman bagi semua pengunjung.
Baca Juga: 17 Oktober Ditetapkan sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Ini Alasan dan Respons Publik
Daya Tarik Baru untuk Wisatawan
Becak listrik di Malioboro bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga bagian dari strategi wisata.
Kendaraan unik ini menawarkan pengalaman berkeliling yang tenang dan bebas polusi, sekaligus menarik minat wisatawan yang ingin menikmati suasana kota dengan cara yang berbeda.
Baca Juga: Bersama Petani, PEP DMF Kembangkan Potensi Jagung Lewat Sekolah Lapang Pertanian
Desainnya yang tetap mempertahankan nilai tradisional, tapi kini dibantu tenaga listrik, menjadikannya pilihan baru yang menarik.
Upaya Mengurangi Emisi di Pusat Keramaian
Dengan tingginya aktivitas di kawasan Malioboro, tingkat emisi karbon di area ini pun menjadi perhatian.
Baca Juga: Info LOKER di Jakarta Selatan: Perusahaan Ini Cari Staf Marketing Asuransi dari Lulusan Minimal D3
Produksi gas buang dari kendaraan bermotor cukup tinggi, apalagi saat akhir pekan atau musim liburan.
Dengan kehadiran becak kayuh bertenaga listrik, diharapkan polusi udara bisa ditekan, serta menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat untuk para wisatawan maupun warga sekitar.
Kampanye Transportasi Ramah Lingkungan
Baca Juga: Mandiri Sahabat Desa: Upaya Bank Mandiri Dorong Ekonomi Desa dan Inklusi Keuangan
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta tidak hanya menghadirkan becak listrik sebagai fasilitas, tapi juga mengampanyekan peralihan dari becak motor ke becak kayuh listrik.