Gunakan kipas angin atau angin-anginkan sebentar agar kedelai kering alami.
Gunakan kipas angin atau angin-anginkan sebentar agar kedelai kering alami.
4. Gunakan Ragi Tempe yang Berkualitas dan Takarannya Tepat
Ragi tempe adalah kunci utama dalam proses fermentasi. Gunakan ragi tempe yang masih bagus (tidak kedaluwarsa) dan simpan dalam wadah kering.
Untuk setiap 1 kg kedelai, biasanya cukup menggunakan sekitar 1 gram ragi. Jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit, karena akan mempengaruhi hasil akhir.
Baca Juga: PIEP dan Petrosains Sepakat Dukung Pendidikan STEM Inklusif bagi Anak Pekerja Migran di Malaysia
5. Simpan di Suhu dan Tempat yang Tepat Selama Fermentasi
Proses fermentasi membutuhkan suhu sekitar 30–35°C. Simpan tempe di tempat tertutup seperti kardus, oven yang dimatikan, atau ruangan hangat selama 36–48 jam.
Jangan letakkan tempe di kulkas saat proses fermentasi karena suhu dingin bisa menghentikan pertumbuhan jamur tempe. ***