Bahkan tingkat kemiringan jika melewati daerah menanjak, detak jantung saat olahraga, dan banyak lagi fitur lainnya.
Baca Juga: Dapur Dunia Membara di Jakarta! Kompetisi Kuliner Internasional Resmi Digelar
Strava jadi favorit pecinta olahraga karena mampu merancang program latihan, secara individu atau berkelompok.
Programnya bisa dipilih mulai dari yang pemula, sedang, sampai mahir.
Bahkan ada sejumlah challenge dalam setiap jenis fitur. Misalnya rute paling menanjak, paling jauh, dan banyak lagi.
Bagi yang berjiwa kompetitif, fitur challenge ini jadi favorit karena ada skor pencapaian yang bisa dilihat orang lain.
Baca Juga: Healing di Bali Bukan Cuma Pantai, Intip Serunya Atraksi di The Nusa Dua
Posting di media sosial
Strava populer karena mampu memberikan data secara detail dan analisa kemajuan penggunanya.
Tidak hanya itu. Strava terhubung dengan media sosial sehingga orang lain juga bisa ikut memantau progress seseorang.
Bisa juga saling membandingkan kemajuan diri sendiri dengan teman dalam tim.
Mereka bisa saling berbagai, membandingkan, dan memberikan tanda jempol atau pun pujian lainnya.
Baca Juga: Tempat Wisata di Sekitar Gunung Kelud, Optimalkan Kekayaan Alam yang Lengkap
Bagi yang punya kelompok olahraga bisa merancang agenda atau aktivitas bersama.
Ini bisa meningkatkan semangat pertemanan dan berolahraga.
Efek sampingannya, orang juga jadi ingin pamer dan mencari validasi dari rekan lainnya.
Saat tidak mampu, akhirnya menyewa joki Strava yang sekarang ini jadi perdebatan tersendiri.***