Kabar BUMN - Banda Neira bukan sekadar surga tersembunyi di Maluku—pulau kecil ini menyimpan pesona besar yang siap memukau siapa pun yang menginjakkan kaki di sana.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Gunung Api Banda, sebuah mahakarya alam yang tidak hanya indah tapi juga menyimpan sejarah letusan dahsyat.
Dilansir dari vsi.esdm.go.id, secara administratif gunung ini berada di Kecamatan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
Baca Juga: Trip 3 Hari 2 Malam di Banda Neira: Rekomendasi 10 Tempat Wisata yang Wajib Masuk List Itinerary
Berdiri gagah di tengah kepulauan, Gunung Api Banda seolah menjadi penjaga alam Banda Neira.
Tak heran jika Dr. R.D.M. Verbeek, seorang ahli geologi ternama, menjulukinya sebagai "Etna van Indonesië".
Julukan itu diberikan karena letusannya yang spektakuler menyerupai Gunung Etna di Spanyol—mirip kembang api yang menyala dari perut bumi.
Baca Juga: Dari Nias hingga Banda Neira, Relawan Bakti BUMN Teruskan Nilai AKHLAK di Momen HUT ke-79 RI
Gunung ini berdiri di atas sisa-sisa gunung api purba yang lebih tua, dan sejak tahun 1856 hingga 1901, telah meletus sebanyak 19 kali, dengan dua letusan di antaranya menyebabkan kerusakan besar dan menelan korban jiwa.
Setelah melewati masa tenang selama 86 tahun, Gunung Api Banda kembali menunjukkan aktivitasnya pada tahun 1987.
Namun, di balik sejarah letusannya yang panjang, Gunung Api Banda justru menjadi magnet wisata.
Baca Juga: Pesona Peninggalan Kolonial di Banda Neira, Indah dan Kaya Sejarah
Panorama alamnya sungguh memukau—terutama karena dikelilingi laut biru yang tenang dan jernih.
Keindahan ini makin sempurna dengan keanekaragaman flora dan fauna laut yang hidup di perairan sekitarnya, menjadikan lokasi ini surga bagi pecinta alam dan fotografi.