Kabar BUMN - Menjelang penyelenggaraan Dieng Culture Festival (DCF) 2025, banyak pengunjung setia bertanya-tanya: apakah tahun ini masih ada penerbangan lampion?
Tradisi melepas ribuan lampion ke langit malam memang menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam gelaran budaya tahunan ini.
Meski ada sejumlah perubahan dalam rangkaian acara tahun ini, kehadiran lampion tetap menjadi bagian yang dipertahankan untuk memeriahkan suasana.
Baca Juga: Stand Up Paddle Hits di Bandung Barat: Mulai Rp 85 Ribuan Aja!
Jazz Atas Awan Ditiadakan, Tapi Lampion Tetap Terbang
Tahun ini, panggung Jazz Atas Awan yang sebelumnya menjadi ikon malam DCF resmi ditiadakan.
Sebagai pengganti, panitia menghadirkan pertunjukan Orchestra Symphony Dieng yang akan digelar di Panggung Pandawa.
Baca Juga: KPR Subsidi Didominasi FLPP, BRI Sukses Menjangkau 97.878 Penerima Manfaat di Semester I 2025
Meski suasana akan berbeda, penerbangan lampion tetap hadir sebagai penutup malam yang syahdu. Tradisi ini terus dipertahankan karena menjadi bagian yang paling dinanti oleh para wisatawan.
Festival Budaya Tetap Digelar Dua Hari
DCF 2025 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, tepatnya pada Sabtu dan Minggu, 23–24 Agustus 2025.
Baca Juga: Brakseng Lagi Hits! Spot Foto Bunga Hortensia yang Bikin Feed Makin Estetik
Festival ini mengusung tema “Back To The Culture” sebagai ajakan untuk kembali menghidupkan semangat adat dan budaya Dieng.
Dua agenda utamanya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu kirab budaya dan ritual cukur rambut anak gimbal. Kedua acara ini akan dipusatkan di area Candi Arjuna.
Peluncuran DCF XV dan Rangkaian Pendahulu
Baca Juga: Sinergi BUMN untuk Laut Lestari, Brantas Abipraya Tanam Ribuan Terumbu Karang
Menjelang puncak acara, peluncuran resmi DCF XV sudah digelar lebih awal pada 26–27 Juli 2025.