ragam

Tradisi Larung Sesaji Semarakkan Bukit Cinta Rawa Pening, Tarik Minat Wisatawan

Rabu, 30 Juli 2025 | 22:00 WIB
Tradisi larung sesaji di Bukit Cinta Rawa Pening sukses meriahkan Rawa Pening Performing Art & Festival 2024. Selain melestarikan budaya, acara ini juga jadi daya tarik wisata.

Kabar BUMN - Rawa Pening di Kabupaten Semarang kembali menjadi pusat perhatian berkat digelarnya tradisi larung sesaji yang penuh makna.

Acara ini tak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung dari berbagai daerah.

Dikemas dengan berbagai pertunjukan seni, larung sesaji sukses menyatukan masyarakat, pelaku seni, dan wisatawan dalam satu perayaan budaya yang meriah.

Baca Juga: Pertamina Tambah Pasokan BBM Lintas Region untuk Penuhi Kebutuhan Jember

Melestarikan Tradisi dan Kearifan Lokal

Tradisi larung sesaji yang dilaksanakan di Bukit Cinta Rawa Pening telah menjadi bagian penting dari kearifan lokal masyarakat setempat. Ritual ini dimulai dengan arak-arakan membawa sesaji yang kemudian dihanyutkan ke tengah rawa.

Warga percaya bahwa prosesi ini menjadi doa bersama untuk keselamatan para nelayan dan pemancing yang mencari rezeki di kawasan tersebut.

Baca Juga: Menjelajah Malam Mistis di Ratu Boko, Bareng Kisah Tanah Jawa!

Bagian dari Festival Seni dan Pariwisata

Larung sesaji tahun ini menjadi rangkaian dari Rawa Pening Performing Art & Festival 2024 yang berlangsung pada 27-28 Juli 2024.

Festival tersebut diisi dengan berbagai pertunjukan seperti reog, angklung, tari prajuritan, barongsai, hingga pameran UMKM. Kehadiran parade perahu hias juga semakin mempercantik suasana dan menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Bekerja di Industri Penerbangan? PT GDPS Saat Ini Butuh Ticketing Staff di Labuan Bajo

Upaya Promosi Destinasi Wisata

Acara ini digelar untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Semarang, khususnya kawasan Rawa Pening, sebagai destinasi unggulan.

Festival ini juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dengan pelaku seni, pelaku UMKM, dan komunitas lokal. Dengan konsep yang semakin menarik, Bukit Cinta diharapkan semakin dikenal luas sebagai salah satu tujuan wisata yang berkesan.

Baca Juga: Telkom Gandeng 5 Sekolah di Ciayumajakuning, Percepat Transformasi Belajar Digital

Antusiasme Masyarakat dan Wisatawan

Larung sesaji kali ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain penikmat seni budaya, pengunjung keluarga mendominasi festival ini.

Halaman:

Tags

Terkini