Kabar BUMN - Menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, ada yang berbeda di Gorontalo.
Pemerintah daerah setempat menjadikan Hiu Paus di Botubarani sebagai ikon wisata bahari yang patut dibanggakan.
Tak hanya jadi magnet wisatawan lokal, kawasan ini mulai menarik perhatian turis mancanegara.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-64, Truntum Kuta Bali Gelar “KulineRun” Seru di Pesisir Pantai Kuta
Promosi Lewat Tayangan Nasional
Promosi wisata Hiu Paus tak hanya dilakukan secara lokal, tetapi juga ditayangkan melalui videotron milik Kementerian Pariwisata di Jakarta.
Upaya ini berhasil menarik wisatawan asing yang penasaran dengan keindahan laut Gorontalo, khususnya keberadaan Hiu Paus bernama Sherly yang menjadi ikon utama. Pemerintah daerah berharap langkah promosi seperti ini bisa meningkatkan eksistensi Botubarani sebagai destinasi unggulan nasional.
Aksi Simbolik Peringati Kemerdekaan
Peringatan kemerdekaan kali ini dikemas lebih meriah. Acara dimulai dengan jalan sehat sejauh 1,2 kilometer dari Pantai Kurenai menuju lokasi Hiu Paus. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Gubernur Gorontalo bersama wakilnya, dan diikuti ratusan ASN dari lingkup pemerintah provinsi.
Tak hanya itu, simbol kemerdekaan juga ditunjukkan lewat pelepasan 80 burung merpati, pengibaran bendera merah putih sepanjang 200 meter di pantai, dan satu bendera raksasa berukuran 80 meter di atas laut.
Sinergi Warga dan Pemerintah Daerah
Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak hanya fokus pada promosi wisata, tetapi juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan.
Kegiatan bersih-bersih pantai menjadi penutup rangkaian acara hari kemerdekaan. Sinergi seperti ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan menciptakan pariwisata berkelanjutan.
Menjadikan Botubarani sebagai Ikon Bahari
Penunjukan Desa Botubarani sebagai lokasi pencanangan HUT RI tahun ini bukan tanpa alasan. Potensi wisata bahari di kawasan ini dinilai sangat tinggi, terutama karena daya tarik alami dari kemunculan Hiu Paus.