Kabar BUMN - Yogyakarta selalu punya cara untuk memikat lewat jejak sejarahnya.
Salah satunya lewat Taman Sari, kompleks taman kerajaan yang berdiri sejak abad ke-18 di kawasan Kraton.
Hingga kini, tempat ini tetap ramai dikunjungi karena keindahan arsitektur, kisah sejarah, hingga mitos yang membungkusnya.
Baca Juga: Merdeka Ekonomi Dimulai dari Desa, Pertagas Dukung UMKM Lokal
Untuk masuk ke Taman Sari, wisatawan cukup membayar Rp10.000 untuk anak-anak (2–12 tahun) dan Rp15.000 untuk dewasa.
Jam kunjungannya mulai pukul 09.00–15.00 WIB.
Ada juga paket khusus foto dengan tarif Rp150.000 untuk pelajar/mahasiswa dan Rp250.000 untuk prewedding atau keperluan lain.
Baca Juga: Buruan Daftar! Magang 4 Bulan di PT Waskita Karya Buka Kesempatan untuk Mahasiswa Semua Jurusan
Dilansir KabarBUMN.com dari Telkomsel.com, Taman Sari dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I sebagai penghargaan kepada permaisurinya yang setia mendampingi, bahkan saat Perang Giyanti.
Dulu, kawasan ini berfungsi sebagai taman rekreasi, tempat meditasi, pemandian, hingga benteng pertahanan.
Tak heran jika arsitekturnya menyatukan sisi indah, strategis, dan spiritual.
Baca Juga: 6 Oleh-oleh Khas Singkawang, Sulit Ditemukan di Tempat Lain, Terlebih di Luar Pulau
Bangunan pemandian, lorong bawah tanah, dan ruang dansa menjadi daya tarik utama.
Suasananya teduh dengan pepohonan rindang, cocok untuk beristirahat sejenak.