ragam

Pacu Jalur Jadi Ikon Indonesia yang Disoroti Dunia, Bagaimana Sejarahnya?

Jumat, 22 Agustus 2025 | 11:30 WIB
Pacu Jalur, dari transportasi sungai jadi festival budaya dunia. Simak sejarah dan kemeriahan tradisi ikonik Riau ini.

Kabar BUMN - Festival budaya sering kali menjadi jendela untuk melihat bagaimana sebuah tradisi bisa bertahan sekaligus berkembang di era modern.

Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Riau, adalah salah satu warisan budaya yang kini mendunia.

Dari perahu kayu sederhana yang dulu hanya menjadi transportasi sungai, kini Pacu Jalur menjelma menjadi tontonan spektakuler yang menarik perhatian ribuan orang, bahkan sorotan dunia.

Baca Juga: Perluas Akses Rupiah ke Seluruh Negeri, Pegadaian Raih Apresiasi dari Bank Indonesia

Dari Alat Transportasi ke Ajang Perlombaan

Sebelum jalan darat berkembang, Sungai Kuantan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat.

Di masa itu, jalur perahu besar yang dibuat dari batang kayu utuh digunakan untuk mengangkut hasil bumi seperti pisang, tebu, dan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: PHE Fokus Dua Strategi untuk Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Jalur ini mampu menampung hingga 60 orang, menjadikannya kendaraan vital di sepanjang sungai.

Lama-kelamaan, jalur tak hanya difungsikan untuk transportasi, tapi juga mulai dihias indah dengan ukiran berbentuk hewan serta ornamen sebagai simbol status sosial.

Tradisi yang Melekat pada Masyarakat

Baca Juga: Pulau Pribadi di Kepulauan Seribu yang Disewakan, Jumlah Tamunya Dibatasi, Salah Satunya Bahkan untuk Satu Penyewa Saja

Perlombaan jalur muncul ketika masyarakat menemukan sisi seru dari adu kecepatan perahu. Awalnya, tradisi ini dilakukan saat perayaan hari besar Islam antar kampung.

Namun setelah kemerdekaan, Pacu Jalur rutin digelar setiap bulan Agustus sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Menariknya, pada masa kolonial Belanda, tradisi ini pernah dijadikan agenda untuk memperingati hari lahir Ratu Wilhelmina. Walau begitu, semangat kebersamaan dan hiburan rakyat tetap menjadi inti dari acara ini.

Baca Juga: PLN Resmikan Empat SPKLU Center Baru Sebagai Hadiah HUT RI ke-80

Festival Besar yang Meriah

Kini, Pacu Jalur menjadi agenda tahunan yang selalu ditunggu. Lebih dari seratus perahu ikut serta, dengan setiap jalur diawaki 45–60 pendayung.

Halaman:

Tags

Terkini